Fenomena El Nino jadi Perhatian Banyak Negara, Ternyata Ada Dampak Positif Kata Peneliti

tvonenews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvonenews.com- El Nino menjadi fenomena yang diperhatikan banyak negara, salah satunya Indonesia. Kondisi yang dihadapi bisa berdampak ke berbagai sektor.

Secara umum fenomena El Nino akan berdampak pada siklus,iklim ataupun prakiraan cuaca suatu wilayah atau negara yang terdampak. El Nino ialah fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di Samudra Pasifik yang memicu cuaca ekstrem global.

Mengutip dari medsos Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) bahwa El Nino, bisa sangat berdampak signifikan ke sebuah negara.

Dampaknya bisa menyebabkan musim kemarau datang lebih awal, durasi yang lebih panjang, cuaca yang jauh lebih panas, serta penurunan curah hujan drastis yang meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan.

Ilustrasi: Dampak El Nino sangat kuat 1997 terhadap cirah hujan 3 bulanan Indonesia sumber BMKG 2020
Sumber :
  • BMKG

Selain itu, El Nino juga mengakibatkan kekeringan parah terkadang disertai dengan potensi peningkatan kebakaran hutan, defisit air permukaan yang mengakibatkan defisit penyimpanan air di waduk, danau, dan sungai.

Lantas, apa dampak positif El Nino untuk Indonesia?

Mengingat indonesia negara kepulauan, dianggap bisa memberikan dampak positif bagi nelayan atau pekerja yang bertaruh hidup pada hasil laut.

Menurut peneliti BRIN, Edvin Aldrian dalam laman resmi brin.go.id, kalau ada dampak positif dengan terjadinya fenomena El Nino.

Berdampak baik pada sektor perikanan akan menguat seiring dengan mendinginnya laut, dimana ikan akan berenang mendekati permukaan, industri garam akan mendapat manfaat dari sinar matahari dalam jangka waktu lama.

Lebih lanjut kata Profesor di Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN itu, para industri rumput laut akan mendapatkan keuntungan dari kondisi air laut yang dingin, sektor transportasi darat dan laut akan mendapatkan manfaat dari kondisi bebas badai.

“Beberapa komoditas pertanian seperti palawija, bawang merah, tembakau, dan hutan jati akan merasakan manfaat dari kondisi ini, dan juga sektor jasa konstruksi akan diuntungkan dengan meningkatnya kapasitas produksi khususnya konstruksi gedung dan akan meningkatkan industri semen," katanya.

"juga bisa berdampak baik pada sektor pariwisata yang akan mendapat manfaat dari sinar matahari yang panjang,” terang Edvin, dikutip dari laman resmi BRIN, Kamis (18/6).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi dan Tiket Pesawat hingga Akhir 2026
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Cek Rekening, 13 Emiten Kompak Tebar Dividen Hari Ini
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Tak Cukup Kuasai AI, Kemampuan Problem Solving Dinilai Tetap Tak Tergantikan
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
BGN Umumkan Dapur MBG Tak Dapat Insentif Selama Libur Sekolah: Hemat Rp3 Triliun
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
BGN: 39 Ribu Siswa Dicoret dari Penerima MBG, Anggaran Dialihkan ke Wilayah 3T
• 12 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.