Kemenhaj: 5.901 Jemaah dari Gelombang Kedua Diberangkatkan ke Tanah Air

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengungkapkan, 5.901 jemaah haji dari 15 kloter gelombang kedua sudah mulai diberangkatkan ke Tanah Air melalui Bandara Madinah.

"Total kepulangan gelombang kedua yang telah diberangkatkan mencapai 5.961 orang, dengan jumlah 5.901 jemaah dan 60 petugas," kata Juru BicaraKemenhaj Maria Assegaff dalam keterangan pers, Kamis (18/6/2026).

Maria menyampaikan, layanan pergerakan jemaah gelombang kedua dari Mekkah menuju Madinah juga terus berjalan.

Baca juga: Boneka Unta Jadi Oleh-oleh Favorit Jemaah Haji Polman, Simbol Kenangan dari Tanah Suci

Hingga saat ini, sebanyak 179 kloter dengan jumlah 68.683 jemaah dan 716 petugas, atau total 69.399 orang, telah diberangkatkan menuju Madinah.

Maria mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kemabruran haji setelah kembali ke Tanah Air.

"Haji yang mabrur tidak berhenti saat jemaah meninggalkan Tanah Suci. Kemabruran harus tecermin dalam kehidupan sehari-hari melalui kepedulian kepada sesama, semangat berbagi, akhlak yang baik, serta kontribusi nyata bagi keluarga dan masyarakat," tutur dia.

Baca juga: Menhaj Sambut 375 Jemaah Haji Surabaya, Koridor Biometrik Resmi Digunakan

Sementara itu, ada sebanyak 266 kloter gelombang pertama yang telah diberangkatkan melalui Bandara Jeddah dengan jumlah 103.246 jemaah dan 1.062 petugas hingga hari ke-57 operasional haji atau hari ke-16 masa pemulangan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Maria menyampaikan apresiasi kepada jemaah haji Indonesia yang selama ini telah menunjukkan kedisiplinan dan kepatuhan.

"Kepatuhan terhadap aturan barang bawaan, termasuk tidak membawa air zamzam di dalam koper maupun tas kabin, sangat membantu kelancaran proses pemeriksaan, penanganan bagasi, dan keberangkatan menuju Tanah Air," ucap dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PBB: Kelompok bersenjata hambat penanganan Ebola di RD Kongo
• 57 menit laluantaranews.com
thumb
Begini Cara Nonton Ronaldo di Piala Dunia 2026 Gratis dan Tanpa VPN
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Janji Perbaiki MBG-Kopdes, Gibran: Kita Pastikan Setiap Rupiah Bebas dari Korupsi
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Penampakan Sepatu Emas Cristiano Ronaldo untuk Laga Perdana Portugal vs RD Kongo di Piala Dunia 2026
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Gorontalo Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk 20 Anak
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.