Elnusa (ELSA) Garap Proyek Offshore 3D Kandawulo di Selat Makassar

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

PT Elnusa Tbk (ELSA) terlibat dalam proyek Seismik Offshore 3D Kandawulo di perairan Selat Makassar.

PT Elnusa Tbk (ELSA) terlibat dalam proyek Seismik Offshore 3D Kandawulo di perairan Selat Makassar. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Elnusa Tbk (ELSA) menunjukkan kapabilitas teknologi dan operasionalnya melalui keterlibatan strategis pada proyek Seismik Offshore 3D Kandawulo di perairan Selat Makassar. Proyek ini menjadi bagian penting dalam mendukung agenda ketahanan energi nasional melalui penyediaan data bawah permukaan berkualitas tinggi untuk mempercepat identifikasi potensi cadangan migas baru.

Beroperasi pada area survei sekitar 2.500 kilometer persegi (km2) dengan kedalaman laut mencapai 900-2.000 meter, proyek Kandawulo merupakan salah satu survei seismik laut dalam yang memiliki kompleksitas tinggi di Indonesia. Keberhasilan pelaksanaan proyek ini mempertegas kemampuan Elnusa menghadirkan layanan eksplorasi berteknologi tinggi pada wilayah-wilayah frontier yang menjadi target pengembangan energi masa depan.

Baca Juga:
Elnusa (ELSA) Umumkan Kinerja Operasional pada Kuartal I-2026

Dalam proyek ini, Elnusa mengimplementasikan teknologi akuisisi data seismik broadband menggunakan metode Marine Streamer yang mampu menghasilkan pencitraan bawah permukaan dengan resolusi lebih tinggi dan rentang frekuensi yang lebih luas. Teknologi tersebut didukung sistem navigasi, positioning, serta quality control terintegrasi yang memungkinkan pemantauan kualitas data secara real-time, sehingga meningkatkan akurasi dan efisiensi operasional.

Penerapan konfigurasi slanted tow memungkinkan perolehan data dengan signal-to-noise ratio yang lebih baik, sehingga menghasilkan gambaran geologi bawah permukaan yang lebih jelas dan akurat. Kemampuan ini menjadi faktor penting dalam mengurangi ketidakpastian eksplorasi dan meningkatkan tingkat kepercayaan dalam pengambilan keputusan investasi migas.

Baca Juga:
Elnusa (ELSA) Tetapkan Dividen Rp323 Miliar, 45 Persen dari Laba

Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo, menyampaikan bahwa proyek ini mencerminkan transformasi Elnusa sebagai perusahaan jasa energi berbasis teknologi yang terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan energi nasional.

“Melalui pemanfaatan teknologi seismik broadband dan kapabilitas operasional offshore yang semakin kuat, Elnusa tidak hanya menghadirkan data berkualitas tinggi bagi pelanggan, tetapi juga turut berkontribusi dalam membuka peluang penemuan cadangan migas baru yang dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan pasokan energi Indonesia. Proyek Kandawulo menunjukkan bagaimana teknologi dan inovasi dapat menjadi enabler utama dalam mendukung target peningkatan produksi migas nasional,” ujar Andri dalam keterangan resmi, Kamis (18/6/2026).

Pelaksanaan proyek dilakukan bersama PT COSL Indo sebagai penyedia kapal dan peralatan seismik. Dalam kolaborasi ini, Elnusa berperan pada pengelolaan perizinan, pengkondisian wilayah, serta dukungan operasional akuisisi data sehingga menghadirkan solusi yang terintegrasi dan efisien bagi pelanggan.

Sebagai perusahaan jasa energi nasional, Elnusa terus berkomitmen untuk menjalankan setiap proyek dengan prinsip on quality, on time, on budget, serta menjunjung tinggi aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSE). Keberhasilan proyek Kandawulo akan semakin memperkuat posisi Elnusa sebagai mitra strategis industri energi nasional dalam menghadirkan solusi eksplorasi berbasis teknologi. 

Melalui penguasaan teknologi seismik, penguatan kompetensi nasional, dan eksekusi operasional yang unggul, Elnusa terus mendukung upaya peningkatan cadangan dan produksi migas nasional sebagai fondasi ketahanan energi Indonesia di tengah dinamika energi global yang semakin kompleks.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PLN EPI Dorong UMKM Kutai Kartanegara Naik Kelas Lewat Budidaya Madu Kelulut
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Fenomena Galbay Pinjol Makin Marak, Benarkah Tak Bayar Utang Online Bisa Bebas dari Jerat Hukum?
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Kementerian PU Minta Anggaran Rp291 Triliun di 2027, Baru Rp98,47 Triliun yang Disetujui DPR
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Joao Neves Kecewa Portugal Ditahan Kongo, Janji Perbaiki Performa di Piala Dunia 2026
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kondisi Istri Epy Kusnandar Usai Didorong Pria Tak Dikenal, Alami Trauma Fisik dan Psikologis
• 15 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.