PDIP Minta BPBD Sulteng Bergerak Cepat Pascagempa M6,7 di Palu

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDIP, Matindas J. Rumambi, menyampaikan keprihatinannya atas gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Palu dan sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, Senin (16/6).

Meskipun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami, Matindas mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan.

BACA JUGA: Respons BEM Bersatu, Guntur PDIP: Jangan Merendahkan Gerakan Mahasiswa

"Masyarakat Sulawesi Tengah saya minta tetap waspada terhadap gempa susulan dan mengikuti seluruh arahan resmi yang disampaikan oleh BMKG, BPBD, pemerintah daerah, maupun aparat terkait. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar Matindas J. Rumambi dalam pernyataannya di Jakarta, Senin.

Sebagai daerah yang memiliki sejarah kebencanaan yang besar, menurut Matindas, setiap kejadian gempa harus direspons secara cepat, terukur, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.

BACA JUGA: Harga Minyak Dunia Turun, Legislator PDIP: Pemerintah Harus Evaluasi Tarif BBM

Ia mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah untuk segera melakukan langkah-langkah tanggap darurat, khususnya pendataan dan penelusuran menyeluruh terhadap dampak yang ditimbulkan.

"Saya meminta BPBD bersama Pemda segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warga, mengidentifikasi potensi korban, memetakan kerusakan rumah, fasilitas umum, fasilitas kesehatan, rumah ibadah, sekolah, serta infrastruktur vital lainnya," tegasnya.

BACA JUGA: Jokowi Bakal Pakai Jaket PSI, Deddy Ungkit Pemecatan dari PDIP

Matindas juga meminta proses evakuasi segera dilakukan apabila ditemukan masyarakat yang terdampak, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan masyarakat yang tinggal di bangunan yang mengalami kerusakan struktural. Ia menekankan pentingnya kesiapan bantuan logistik agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi apabila situasi berkembang.

"Kami meminta pemerintah melakukan asesmen cepat untuk menentukan skala kebutuhan dan memastikan intervensi bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran," ujar anggota fraksi DPR RI dapil Sulawesi Tengah itu.

Menurutnya, momentum ini juga menjadi pengingat penting bagi pemerintah pusat dan daerah untuk terus memperkuat kesiapsiagaan prabencana di Sulawesi Tengah yang merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan seismik tinggi. Matindas meminta penguatan sistem peringatan dini, kesiapan jalur evakuasi, simulasi kebencanaan yang rutin, edukasi masyarakat, dan ketersediaan logistik kebencanaan menjadi prioritas berkelanjutan.

"Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Pemerintah harus hadir dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi agar masyarakat merasa terlindungi dan dapat segera kembali beraktivitas dengan aman," tegasnya. (tan/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Blokade Dicabut, Sebelas Kapal Iran Berhasil Lolos dari Kepungan Angkatan Laut AS
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mendagri sebut 97 persen huntara pascabencana Sumatera sudah terbangun
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
BMKG: Aceh, Sumut, hingga Maluku Utara Siaga Hujan Lebat hingga 18 Juni
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perkuat Kolaborasi, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kepri dan Sulsel
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil Babak 1 Inggris vs Kroasia: Saling Balas Gol, Empat Gol Tercipta di 45 Menit
• 14 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.