Yap, kita ambil contoh untuk Chery Q. Mobil berdimensi kecil milik pabrikan asal Tiongkok yang satu ini diklaim menjadi salah satu mobil di line-up mereka yang paling irit energi. Bahkan biaya untuk harian pun terbilang sangat murah.
Dengan rata-rata jarak tempuh pulang-pergi sekitar 40-60 kilometer per hari, efisiensi biaya energi kendaraan listrik dinilai dapat memberikan penghematan yang signifikan. Berdasarkan simulasi biaya pengisian daya menggunakan tarif listrik rumah tangga, Chery Q menjadi model dengan biaya energi paling rendah.
Mobil listrik ini mencatat estimasi biaya energi sekitar Rp181 per kilometer. Dengan asumsi penggunaan harian sejauh 40 kilometer, biaya energi yang dibutuhkan sekitar Rp7.240 per hari. Sementara untuk perjalanan 60 kilometer, biaya yang diperlukan sekitar Rp10.860 per hari. Baca Juga:
Cek Daftar Harga Mobil PHEV per Juni 2026
Artinya, penghematan pengeluaran biaya untuk mobilisasi harian pun terpangkas cukup signifikan. Apalagi jika menghitungnya dalam skala bulanan atau tahunan. Tentu jatuhnya lebih murah lagi.
Vice Country Director Chery Business Unit Indonesia, Budi Darmawan Jantania mengatakan bahwa bagi mereka, kendaraan listrik harus memberikan nilai yang nyata bagi konsumen. Efisiensi harus dapat dihitung, kenyamanan harus dapat dirasakan, dan teknologi harus dapat digunakan secara relevan dalam kehidupan sehari-hari.
"Melalui EV line up, kami ingin membantu masyarakat mengambil keputusan mobilitas yang lebih cerdas, lebih efisien, dan lebih siap menghadapi perubahan kebutuhan energi,” tutup Budi, melalui keterangan resminya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)





