Jakarta, VIVA – Kabar bahagia datang pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam. Pesepak bola yang kini berkarier di luar negeri itu baru saja melamar kekasihnya, Yuriska Patricia. Momen tersebut langsung menjadi sorotan publik dan membuat banyak penggemar kembali penasaran dengan kehidupan pribadi sang pemain, termasuk latar belakang pendidikannya.
Di balik kesuksesannya sebagai salah satu pemain sepak bola Indonesia yang berkarier di luar negeri, perjalanan pendidikan Asnawi ternyata tidak selalu berjalan mulus. Bahkan, ia pernah hampir dikeluarkan dari sekolah karena terlalu fokus mengejar mimpi sebagai pesepak bola profesional.
Asnawi Mangkualam Bahar lahir di Makassar pada 4 Oktober 1999. Ia merupakan putra dari Bahar Muharram, mantan pemain PSM Makassar. Lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia sepak bola membuat Asnawi sejak kecil bercita-cita mengikuti jejak sang ayah.
Pada usia sekitar 10 tahun, Asnawi mulai menimba ilmu sepak bola di SSB Hasanuddin FC Makassar. Bakatnya berkembang pesat hingga kemudian bergabung dengan akademi PSM Makassar pada 2014.
Namun, kesibukan berlatih dan mengikuti berbagai kompetisi membuat kehidupan sekolahnya tidak mudah. Asnawi bahkan pernah mengungkapkan bahwa dirinya hampir mengalami drop out saat duduk di bangku SMP maupun SMA karena terlalu sering meninggalkan pelajaran demi mengikuti agenda sepak bola.
Meski begitu, ia tetap berusaha menyelesaikan pendidikan formalnya. Dukungan dari guru dan pihak sekolah membuat Asnawi dapat menyeimbangkan pendidikan dengan karier yang saat itu mulai berkembang.
Mendapat Beasiswa KuliahKeseriusan Asnawi dalam menempuh pendidikan tidak berhenti setelah lulus sekolah. Berkat prestasi yang ditorehkannya bersama PSM Makassar dan Timnas Indonesia, ia memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui program beasiswa.
Asnawi diketahui sempat berkuliah di Universitas Bosowa. Sejumlah laporan menyebut ia mengambil jurusan Hukum, sementara beberapa sumber lain menyebut Manajemen. Yang pasti, kesempatan tersebut menunjukkan bahwa Asnawi tetap menaruh perhatian terhadap pendidikan meski karier sepak bolanya sedang menanjak.
Karier yang Terus MelesatPerjalanan profesional Asnawi dimulai ketika ia menembus skuad senior PSM Makassar. Namanya semakin dikenal setelah menjadi langganan Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia.




