TABLOIDBINTANG.COM - Film drama Tanah Runtuh produksi Denny Siregar Production dengan sutradara Rudi Soedjarwo siap tayang di bioskop mulai 25 Juni 2026.
Dibintangi Vino G. Bastian dan Sigi Wimala, film Tanah Runtuh mengangkat tema kepedulian dan kasih sayang melalui sudut pandang seorang anak dengan Down syndrome.
Vino G. Bastian mengaku mendapat pengalaman berharga saat beradu akting dengan Ridho Khaliq, aktor penyandang Down syndrome yang memerankan karakter Ringgo.
Menurut Vino, kehadiran Ridho justru menjadi kekuatan utama dalam film tersebut.
"Keberadaan Ridho di sini sama sekali bukan menjadi beban buat kita semua di film ini. Bahkan Ridho bukan menjadi objek komersial di film ini. Sama sekali enggak. Justru film ini sangat tertolong dengan keberadaan Ridho," ungkap Vino G. Bastian dalam jumpa pers di XXI Epucentrum, Jakarta Selatan, Kamis (18/6).
Vino menegaskan, sejak awal tim produksi tidak pernah menjadikan Ridho sebagai daya tarik komersial. Sebaliknya, mereka ingin menghadirkan representasi yang tulus sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk berkarya di industri perfilman.
Menurut Vino, cerita Tanah Runtuh bertumpu pada perjalanan karakter yang dimainkan Ridho Khaliq dan Yoan. Karena itu, para pemain dewasa hanya berperan mendukung agar kisah keduanya tersampaikan dengan kuat kepada penonton.
"Jangan diputarbalikkan bahwa keberadaan Ridho ini menjadi senjata komersial buat kita. Dari awal kami tidak pernah berpikir seperti itu. Justru keberadaan Ridho membuka mata kita bahwa mereka patut diberdayakan dengan sebaik-baiknya," pungkas Vino G. Bastian.
Tanah Runtuh berlatar konflik bernuansa agama di Poso, Sulawesi Tengah. Film ini mengikuti perjalanan dua bersaudara, Kai dan Ringgo, seorang anak penyandang Down syndrome, yang terpisah dari sang ibu di tengah kerusuhan.
Dalam perjalanan tersebut, keduanya bertemu Idham, anggota polisi yang diperankan Vino G. Bastian. Tak tega meninggalkan mereka sendirian, Idham memutuskan membawa Kai dan Ringgo dalam misinya menjaga keamanan di daerah konflik.




