jakarta.jpnn.com - Kepala Bakom Muhammad Qodari buka suara tentang peluang kerja yang berpeluang diciptakan Koperasi Desa Merah Putih.
Menurut Qodari, KDMP berpotensi menyerap 1,4 juta tenaga kerja.
BACA JUGA: Di Depan Prabowo, Siswa Tabanan Merasa Terbantu Berkat Sekolah Rakyat
Qodari menilai hal itu akan terjadi jika target pembangunan 80.000 unit KDKMP tercapai pada 2029.
“Setiap gerai KDKMP melibatkan satu manajer yang telah mengikuti rekrutmen nasional serta 17 pekerja lokal yang seluruhnya diprioritaskan berasal dari desa setempat,” kata Qodari, Rabu (17/6).
BACA JUGA: Menteri Yusril Sebut Presiden Prabowo Pantau Korupsi Imigrasi dan BGN
KDKMP diharapkan menjadi investasi sosial dan ekonomi jangka panjang yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Selain itu, KDMP juga diharapkan memperkuat kemandirian ekonomi lokal,serta membuka jutaan peluang kerja baru di seluruh Indonesia.
BACA JUGA: Dasco Sebut Keputusan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Gantikan Dadan Hindayana Tepat
Pada kesempatan terpisah, Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengatakan KDKMP tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) secara langsung.
“Enggak, yang perlu dievaluasi apanya begitu lho? Koperasi Desa Merah Putih ini mekanismenya bukan APBN. Jadi enggak ada kaitannya dengan APBN,” ujar Misbakhun.
Menurutnya, skema pembiayaan KDKMP dirancang melalui kolaborasi berbagai sumber pendanaan yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Pembiayaan itu melalui Agrinas, melalui kredit di Bank Himbara, kemudian di-empowerment sebagian dengan Dana Desa,” katanya. (ant)
Redaktur & Reporter : Ragil




