Yahya Zaini Ungkap Rencana BGN Hibahkan Motor Listrik ke Guru Honorer Daerah

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, setuju dengan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari yang mengusulkan motor listrik dimanfaatkan secara maksimal lantaran uang negara sudah keluar. Yahya bahkan mendengar rencana BGN untuk menghibahkan motor listrik itu ke guru-guru honorer di daerah.

"Saya setuju dengan pendapat Wakil Kepala BGN Ibu Arumsari agar sepeda motor listrik tersebut dimanfaatkan semaksimal mungkin karena sudah dibayar oleh negara," kata Yahya kepada wartawan, Jumat (18/6/2026).

"Waktu rapat dengan Komisi IX, Ibu Arumsari mengatakan sepeda motor listrik tersebut akan dihibahkan kepada guru-guru honorer di daerah-daerah dan saya setuju dengan rencana tersebut," sambungnya.

Lebih lanjut, Yahya menyebut sejak awal dirinya tak setuju dengan pengadaan 21 ribu unit motor listrik di era kepemimpinan eks Kepala BGN Dadan Hindayana beserta dua wakilnya, Lodewyk Pusung hingga Sony Sonjaya. Menurutnya, para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) atau pengelola dapur tidak memerlukan mobilitas dalam bekerja.

"Sejak awal saya tidak menyetujui dan menyesalkan pengadaan sepeda motor listrik oleh BGN. Karena tidak diperlukan bagi SPPI pengelola dapur. Mereka tidak memerlukan mobilitas dalam bekerja," ujarnya.

Baca juga: Kejagung Segel 2 Gudang Motor Listrik Kasus MBG, Total Ada 17.600 Unit

Yahya menyebut Komisi IX DPR yang merupakan mitra kerja pengawasan BGN mengaku tak mendapat informasi sejak awal pengadaan motor listrik itu. Ia menyinggung harga motor yang dimark-up hingga vendor tak memiliki dealer.

"Komisi IX tidak pernah mendapat laporan dan informasi mengenai pengadaan motor listrik tersebut sehingga tidak bisa melakukan pengawasan. Perusahaan pengadaan tidak profesional, tidak punya dealer dan tempat service-nya, yang paling disesalkan harganya dimark-up," ujar legislator Golkar ini.

Pernyataan Waka BGN

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari berbicara soal nasib motor listrik yang dianggarkan saat kepemimpinan eks Kepala BGN Dadan Hindayana. Arumsari menyebutkan produk yang sudah dianggarkan oleh negara semestinya bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

"Iya, nanti gini kami akan meminta informasi juga ke Kejaksaan ya, lalu poinnya sebenarnya gini, secara keseluruhan ya bukan cuma motor nih. Semua yang sudah dibelanjakan di 2025, termasuk IT sebenarnya kami inginnya itu dimaksimalkan, ya. Ini bukan cuma untuk untuk motor lah itu nanti mungkin ada kebijakan tertentu," kata Arumsari di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Ia mengatakan aset yang telah dibelanjakan menggunakan uang negara harus dimaksimalkan. Menurut dia, anggaran dengan output serupa tak lagi ditemukan pada tahun berikutnya.

"Tapi poinnya nggak cuma itu, tuh kemarin kan sempat ada dibilang laptop, dibilang IoT (Internet of Things), CCTV dan sebagainya yang sudah memang sudah terlanjur dibayar dimaksimalkan. Nah, itu salah satu cara juga 2026 kami sisir anggarannya, kami sisir anggarannya yang bunyinya dan kurang lebih output-nya akan sama dengan yang 2025 kami bilang no. Itu nggak ada lagi di 2026," ucapnya.

Baca juga: Waka BGN soal Nasib Motor Listrik: Uang Sudah Keluar, Maksimalkan Pemanfaatan

Arumsari menyebutkan pemanfaatan barang yang telah dibeli oleh BGN sebagai salah upaya penyisiran anggaran. Jika masih ada kekurangan, BGN akan melengkapi sesuai dengan kebutuhan.

"Tapi prinsip secara umum saya nggak bicara satu-satu sih, kaos kaki lah, motor lah, apa, nggak. Tapi prinsip secara umum yang sudah keluar di 2025, karena uang negara sudah keluar harus kita maksimalkan pemanfaatannya itu," ujarnya.




(dwr/eva)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Aldi Taher dan Chef Hideki Mendadak Duel Masak di Jakarta Fair Kemayoran 2026
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
5 Holiday Program yang Bisa Jadi Pilihan untuk Isi Liburan Anak
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Kolombia Taklukkan Uzbekistan, Wakil Asia Kembali Tersungkur
• 20 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemadaman Listrik ke Depan
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.