Euforia Piala Dunia 2026, PJ Sekda Papua Tengah Tegaskan Pegawai Tak Boleh Bolos Kerja Gegara Nonton Bola

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Euforia digelarnya Piala Dunia 2026 memang dirasakan banyak orang. Namun, PJ Sekda Papua Tengah ingatkan pegawai agar tak bolos usai nonton.

Kemeriahan Piala Dunia 2026 sangat dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Berbagai hal dilakukan untuk ikut meramaikan gelaran internasional itu.

Dikutip dari KOMPAS.com pada Kamis (18/6/2026), warga Solo, Jawa Tengah pun juga ikut menambut turnamen bola internasional ini. Warga tampak antusias menyambut Piala Dunia ini.

Di Solo, warga merayakannya dengan alunan musik di pinggir jalan. Masyarakat pun berkumpul untuk merasakan atmosfer laga bergengsi itu.

Sedangkan, di Makassar, tepatnya kelurahan Barana, warga mengibarkan bendera-bendera negara yang mengikuti Piala Dunia. Para warga mengibarkan bendera sesui dengan tim yang mereka idolakan.

Tak hanya itu, acara nobar alias nonton bareng pun digelar di berbagai tempat. Hal ini bak menjadi tradisi warga Indonesia.

Para fans bola juga tak mau ketinggalan kemeriahan. Mereka membeli perintilan seperti bendera negara, replika bendera, hingga jersey untuk memeriahkan acara ini.

Tentu hal ini menjadi magnet rejeki para pedagang. Kemeriahan gelaran Piala Dunia ini pun membuat mereka meraup pundi-pundi rupiah lebih banyak.

Momentum itu pun menjadi kesempatan para penggemar bola untuk merayakan. Terlebih bagi mereka yang tim idolanya masuk dalam peserta Piala Dunia.

Namun, di sisi lain, PJ Sekda Papua Tengah menghimbau agar para pegawai tidak bolos kerja usai menonton pertandingan bola. Hal ini lantaran pertandingan ditayangkan dini hari.

Pj Sekda Papua Tengah, Silwanus Sumule mengatakan bahwa ASN harus mengedepankan pelayanan publik. Meskipun, di malam harinya, mereka menonton pertandingan Piala Dunia hingga larut malam.

 

Dikutip dari TribunPapuaTengah pada Kamis (18/6/2026), pihaknya mengantisipasi adanya penurunan jam kerja dan performa para pegawai. Hal ini lantaran kelelahan dan kelalaian yang bisa saja terjadi.

"Piala Dunia boleh dinikmati sebagai hiburan, tetapi kewajiban sebagai ASN dan komitmen pelayanan kepada masyarakat harus terus berjalan secara maksimal," jelasnya.

Meskipun Piala Dunia hanya digelar 4 tahun sekali. Hal ini tak boleh menjadi alasan para pegawai untuk bolos atau menurunkan performa kerja.

"Piala Dunia boleh dinikmati sebagai hiburan, tetapi kewajiban sebagai ASN dan komitmen pelayanan kepada masyarakat harus terus berjalan secara maksimal," lanjutnya.

Dirinya pun memberikan peringatan keras pada pegawai terkait hal ini. Ia meminta layanan publik harus tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Hal ini tentu demi pelayanan masyarakat serta menjaga kualitas pegawai di bawah naungannya. Fasilitas publik pun harus berjalan sesuai seperti biasanya.

"Semua loket pelayanan harus berjalan normal agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik," jelasnya.

Tak hanya itu, dirinya juga meminta para Kepala Dinas untuk memperketat aturan ini. Jika lengah, hal yang ditakutkan bisa saja terjadi bolos kerja.

"Para kepala dinas harus melakukan pengawasan secara ketat dan berjenjang di instansi masing-masing agar kedisiplinan pegawai dapat berjalan maksimal selama turnamen," katanya.

Ia mengaku benar-benar berharap hal ini tidak dilanggar oleh para pegawai. Dirinya berharap pelayanan di Papua Tengah bisa berjalan lancar hingga ditutupnya Piala Dunia 2026 nanti.

"Kami tentunya berharap pelayanan publik di Papua Tengah tetap berjalan optimal hingga Piala Dunia berakhir," pungkasnya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Buru Perampok yang Tusuk Pria dan Curi Emas 500 Gram di Menteng Jakpus:
• 11 jam lalukompas.com
thumb
UMY Kembangkan Teknologi Maggot BSF untuk Kelola Sampah Organik dan Wujudkan Kampus Hijau
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Purbaya Raih Komitmen Pendanaan dari China, AIIB Kucurkan Rp 303 T
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Menjelang Muktamar ke-35 NU, Gus Lilur Dukung Nasaruddin Umar Jadi Calon Ketua Umum PBNU
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Apa Alasan Calon Pengelola Kopdes Merah Putih Ikuti Latihan Dasar Militer?
• 20 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.