Kiev (ANTARA) - Kantor Berita Ukrinform melaporkan pada Rabu (17/6) bahwa perusahaan pertahanan Ukraina dan Jerman menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/Mou) untuk bersama-sama mengembangkan sistem pertahanan udara antibalistik berbasis darat Freyja.
Dokumen tersebut, yang ditandatangani oleh perusahaan Fire Point dari Ukraina dan Hensoldt dari Jerman dalam pameran pertahanan Eurosatory di Paris, Prancis menjabarkan rencana untuk bersama-sama mengintegrasikan komponen-komponen yang sudah ada dan telah teruji dalam pertempuran ke dalam sistem pertahanan udara yang mampu mendeteksi dan mencegat rudal balistik.
Fire Point, sebagai kontraktor utama proyek itu akan bertanggung jawab secara keseluruhan atas konsep sistem, produksi, pengujian serta penyediaan rudal FP-7, peluncur, dan sistem kendali.
Sementara Hensoldt akan bertanggung jawab atas produksi, pengujian, dan penyediaan sistem radar untuk Freyja serta mendukung integrasinya ke dalam sistem secara keseluruhan.
Dokumen tersebut, yang ditandatangani oleh perusahaan Fire Point dari Ukraina dan Hensoldt dari Jerman dalam pameran pertahanan Eurosatory di Paris, Prancis menjabarkan rencana untuk bersama-sama mengintegrasikan komponen-komponen yang sudah ada dan telah teruji dalam pertempuran ke dalam sistem pertahanan udara yang mampu mendeteksi dan mencegat rudal balistik.
Fire Point, sebagai kontraktor utama proyek itu akan bertanggung jawab secara keseluruhan atas konsep sistem, produksi, pengujian serta penyediaan rudal FP-7, peluncur, dan sistem kendali.
Sementara Hensoldt akan bertanggung jawab atas produksi, pengujian, dan penyediaan sistem radar untuk Freyja serta mendukung integrasinya ke dalam sistem secara keseluruhan.





