BPJS Kesehatan-pemangku kepentingan dorong optimalisasi Program JKN 

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Manado (ANTARA) - BPJS Kesehatan dan para pemangku kepentingan di Maluku Utara memperkuat komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat melalui forum komunikasi dan kemitraan lintas sektor.

"Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk membahas berbagai isu strategis, mulai dari peningkatan cakupan kepesertaan, menjaga keaktifan peserta, hingga mendorong kepatuhan pembayaran iuran JKN," kata Deputi Direksi Wilayah X BPJS Kesehatan Mokhamad Cucu Zakaria didampingi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ternate Meryta Oktaviane Rondonuwu, di Ternate, Jumat.

Selain membahas isu strategis, forum juga bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan demi memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang cepat, mudah, dan bermutu.

Dalam forum tersebut, disampaikan capaian kepesertaan dan tingkat keaktifan peserta masih menghadapi tantangan, di antaranya penurunan jumlah peserta aktif yang menjadi perhatian bersama.

Baca juga: Ariyanti rasakan manfaat nyata JKN saat kaki mertua harus diamputasi

Kondisi ini mendorong perlunya sinergi yang lebih kuat antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan solusi yang berkelanjutan.

"BPJS Kesehatan juga menegaskan pentingnya penguatan dari sisi pembiayaan Program JKN. Di mana, hingga Mei 2026, kontribusi pembayaran iuran di Provinsi Maluku Utara terus dioptimalkan sebagai upaya menjaga keberlangsungan program," katanya.

Upaya tersebut, kata dia, dilakukan melalui edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar iuran secara rutin sebagai bentuk gotong royong dalam sistem jaminan kesehatan nasional.

Tak hanya itu, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan turut menjadi prioritas, khususnya pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

"Berbagai strategi penguatan layanan terus dilakukan agar masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan secara optimal tanpa hambatan," katanya menambahkan.

Baca juga: Pemprov Malut-BPJS Kesehatan perkuat sinergi optimalisasi program JKN

Melalui forum tersebut, seluruh pihak juga menegaskan komitmen bersama untuk mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC) yang berkelanjutan di Provinsi Maluku Utara.

Upaya tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memastikan setiap warga negara memiliki perlindungan kesehatan yang layak.

“Kolaborasi adalah kunci, dengan sinergi yang kuat, kita dapat memastikan program JKN terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ini menjadi semangat bersama yang mengemuka dalam forum tersebut," ujarnya.

Dia berharap, dengan dukungan aktif seluruh pemangku kepentingan, program JKN semakin kuat dalam menjamin akses layanan kesehatan yang mudah, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Maluku Utara.

Hal ini menjadi fokus utama dalam Forum Komunikasi dan Kemitraan Pemangku Kepentingan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Provinsi Maluku Utara yang digelar oleh BPJS Kesehatan.

Forum strategis ini menghadirkan berbagai unsur penting, di antaranya Deputi Direksi Wilayah X BPJS Kesehatan Mokhamad Cucu Zakaria, Asisten III Bidang Administrasi Umum Provinsi Maluku Utara M. Sukur Lila, serta Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ternate Meryta Oktaviane Rondonuwu.

Baca juga: BPJS Kesehatan Ternate sediakan akses air bersih bagi warga Dehegila


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BI Naikkan Batas Pendanaan Luar Negeri Bank Menjadi 40 Persen untuk Dorong Kredit dan Pertumbuhan Ekonomi
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Jokowi Mulai Safari Politik dari Lampung, PSI Diminta Mendampingi
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
BI Rate Naik Lagi, Airlangga Minta Bank Himbara Tahan Diri Jangan Cepat-Cepat Naikkan Bunga Kredit
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Penilaian Fadli Zon soal Tiyo Ardianto Eks Ketua BM UGM
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Mahasiswa Nilai Forum Tidak Substantif, Diskusi dengan Pejabat di UGM Dihentikan | KOMPAS PETANG
• 15 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.