BEKASI, KOMPAS.com - Sejumlah wilayah di Kota Bekasi kembali mengalami pemadaman listrik pada Jumat (19/6/2026).
Humas Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Bekasi, Rahmat Hidayat, mengatakan bahwa PLN saat ini menerapkan manajemen beban secara terbatas dan bergilir di sejumlah wilayah akibat penurunan kapasitas pasokan listrik dari pembangkit.
"Gangguan tersebut terjadi akibat kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik," ujar Rahmat dalam keterangan resminya, Jumat.
Baca juga: Demo Dukung MBG di Patung Kuda Selesai, Jalan Medan Merdeka Selatan Kembali Dibuka
Menurut dia, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan selama proses penanganan gangguan berlangsung.
Rahmat menjelaskan, pemadaman di wilayah kerja PLN ULP Bekasi Kota mulai dilakukan sekitar pukul 08.30 WIB.
Wilayah terdampak berada di jalur Penyulang Holy, meliputi Perumnas 3, Jalan Pulau Bangka, Jalan Kalimantan, Jalan Singkep, Jalan Bintan, Jalan Pulau Sulawesi, Jalan Sumatera, Jalan Pulau Jawa, Jalan Pulau Panaitan, Kampung Rawa Aren, serta Jalan Aren Jaya 1, 2, dan 3 beserta kawasan sekitarnya.
Selain itu, manajemen beban juga diterapkan di wilayah kerja PLN ULP Mustikajaya mulai pukul 09.31 WIB.
Beberapa lokasi yang terdampak antara lain wilayah Mutiara Gading Timur, Graha Harapan, Jalan Bayan, serta Ciketing Rawamulya.
Sementara itu, pemadaman listrik di wilayah kerja PLN ULP Bantargebang mulai terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.
Adapun wilayah terdampak meliputi Jalan Raya Narogong, Jalan Cipendawa Baru, RSUD Bantar Gebang, serta Perumahan Cluster Natura.
Rahmat mengatakan proses pemulihan pasokan listrik bergantung pada perkembangan penanganan gangguan teknis yang masih berlangsung di lapangan.
Baca juga: Dua Remaja Duel di Cilincing Jakut Usai Saling Ejek, 1 Orang Tewas
"Estimasi waktu pemulihan dapat berubah menyesuaikan kondisi teknis di lapangan," ujar Rahmat
Menurut dia, saat ini PLN terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses penanganan gangguan dan memastikan pasokan listrik kembali normal.
"Penyesuaian ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan listrik di tengah berkurangnya kapasitas suplai dari pembangkit," katanya.
Sementara itu, Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat Nurmalitasari menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak pemadaman.





