Pemerintah masih mencermati dampak kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terhadap penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM nonsubsidi.
Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan, pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi salah satu faktor yang akan diperhatikan pemerintah dalam melihat peluang penyesuaian harga BBM.
“Dengan kembali terbukanya Selat Hormuz kan kita baru lihat penyesuaian terhadap harga lagi,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/6/2026) yang dikutip Antara.
Airlangga menjelaskan, dampak perdamaian AS-Iran terhadap harga BBM tidak terjadi secara otomatis. Pemerintah masih perlu melihat implementasi perjanjian perdamaian tersebut. “Ini kan tidak otomatis, kita lihat juga implementasi daripada perjanjian perdamaian,” kata dia.
Terkait waktu yang dibutuhkan hingga harga BBM nonsubsidi mengalami penurunan, Airlangga menyebut hal itu juga bergantung pada pendistribusian pasokan minyak yang sedang berjalan.
“Ya barangnya sampai di mana kan kita lihat,” ucapnya.
Sementara itu, Rosan Roeslani Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara mengatakan, pemerintah menyambut positif perdamaian AS-Iran. Menurutnya, kesepakatan itu diharapkan memberi sentimen positif terhadap perekonomian nasional.
“Dan kita harus optimis ke depannya perekonomian kita akan berjalan baik, berjalan maju, apalagi tadi disampaikan juga dengan kesepakatan dari Presiden Trump dan juga pemerintah Iran, harga minyak juga tadi disampaikan sudah menurun di bawah 80 (dolar AS per barel) dan harapannya ini juga akan memberikan sentimen yang positif terhadap perekonomian kita,” kata Rosan usai mengikuti pengarahan Prabowo Subianto Presiden kepada jajaran direksi dan komisaris bank Himbara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Diketahui, nota kesepahaman untuk mengakhiri perang yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah ditandatangani Masoud Pezeshkian Presiden Iran dan Donald Trump Presiden AS. Keduanya menandatangani naskah MoU secara digital dari jarak jauh pada Kamis dini hari. (ant/bil/ipg)




