EtIndonesia.com Pada 16 Juni malam, Beijing dilanda cuaca konvektif yang kuat. Di berbagai wilayah terjadi hujan lebat disertai kilat dan guntur yang intens, sementara langit malam terus-menerus disinari sambaran petir dengan pemandangan yang sangat mencolok. Banyak warganet berkomentar dengan nada bercanda, “Ini mau menyambar siapa?”
Kilat menerangi langit malamSeorang pengguna media sosial di Beijing dengan nama akun “Sanshui Shou (三水壽)” membagikan sejumlah foto yang memperlihatkan langit berwarna ungu gelap dengan sambaran petir, yang mana membelah langit dan tampak mengenai atau berada di sekitar gedung-gedung di kota. Dalam beberapa foto terlihat satu sambaran petir, sementara di foto lain tampak beberapa sambaran sekaligus, menciptakan pemandangan yang dramatis.
Foto lain yang diunggah pengguna internet menunjukkan kilatan petir yang begitu rapat hingga menyerupai jaring raksasa di langit.
Di antara bangunan yang terlihat jelas dalam rekaman tersebut adalah China Zun (CITIC Tower), gedung tertinggi di kawasan pusat bisnis Beijing, yang tampak menonjol di tengah badai petir.
Menurut keterangan yang beredar, rangkaian foto tersebut diambil di sekitar kawasan Xiangshan (Fragrant Hills), Beijing.
(Tangkapan layar dari internet)Frekuensi kilat hampir satu kali per detik
Menurut laporan media di Tiongkok Daratan, sejak sore hingga malam hari pada 16 Juni, sejumlah distrik di Beijing mengalami hujan deras yang disertai kilat dan guntur yang sangat sering.
Di wilayah tenggara Beijing, frekuensi sambaran kilat dilaporkan mendekati satu kali per detik dan berlangsung sekitar 30 menit. Beberapa daerah juga mengalami hujan es serta hembusan angin sesaat dengan kekuatan di atas skala 7.
(Tangkapan layar dari internet)Lima peringatan cuaca dikeluarkan
Biro Meteorologi Beijing mengeluarkan lima peringatan cuaca, yang mencakup hujan lebat, badai petir, angin kencang, hujan es, dan kondisi cuaca buruk lainnya.
Menurut laporan bagian meteorologi Beijing Daily, pada saat itu awan hujan yang kuat berada di wilayah Fangshan, Mentougou, Fengtai, Haidian, Chaoyang, Shunyi, Tongzhou, dan Daxing. Di beberapa lokasi terjadi hujan sangat deras dalam waktu singkat, angin kencang di atas skala 7, dan hujan es, terutama di sebagian wilayah Fangshan.
Reaksi warganetFenomena cuaca ekstrem tersebut memicu banyak komentar di media sosial, di antaranya:
- “Suara guntur seperti ledakan ditambah pertunjukan lampu disko.”
- “Menakutkan sekali.”
- “Manusia di Beijing benar-benar terasa kecil di hadapan alam.”
- “Kekuatan petirnya luar biasa.”
- “Sungguh sangat mengagumkan.”
- “Guntur menggelegar terus-menerus, ini mau menyambar siapa?”
- “Bahkan petir seperti ini pun belum tentu bisa menghabisi para pelaku kejahatan.”
- “Semoga petir menyambar orang-orang jahat.”
Sejak memasuki Mei lalu, Beijing dan wilayah sekitarnya dilaporkan beberapa kali mengalami cuaca ekstrem, termasuk angin kencang, hujan deras, dan hujan es yang terjadi secara berulang.
Dilaporkan oleh Li Li/Disunting oleh Lin Qing





