Geliat Ekonomi di PRJ 2026, Dari UMKM hingga Jasa Titip Sama-sama Cari Untung

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Jakarta Fair atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 kembali menjadi magnet bagi masyarakat. Bukan hanya dipadati pengunjung yang berburu promo dan hiburan, ajang tahunan terbesar di Indonesia ini juga menjadi sumber perputaran ekonomi bagi pelaku usaha, UMKM, hingga bisnis jasa titip (jastip) yang semakin populer.
 
Digelar di JIExpo Kemayoran mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026, Jakarta Fair tahun ini menghadirkan sekitar 2.800 peserta pameran dan 1.800 stan yang berasal dari berbagai sektor industri, mulai dari otomotif, makanan dan minuman, fesyen, elektronik, hingga produk UMKM.
 
Ramainya pengunjung membuat peluang bisnis di sekitar PRJ ikut tumbuh. Salah satu yang mencuri perhatian adalah fenomena jasa titip atau jastip yang memanfaatkan berbagai promo dan produk eksklusif selama pameran berlangsung. Jastip PRJ jadi peluang bisnis Di tengah tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk promo di Jakarta Fair, banyak pelaku jastip mulai menawarkan layanan belanja dari lokasi pameran.

Salah satunya adalah Edde yang mengaku baru pertama kali mengikuti bisnis jastip khusus Jakarta Fair tahun ini.
 
"Alhamdulillah ramai. Ini pertama kali aku ikut jastipan PRJ. Dan alhamdulillah ramai," ungkapnya kepada tim Medcom.id, Jumat, 19 Juni 2026.
 
Menurutnya, banyak pelanggan yang memilih menggunakan jasa titip karena tidak memiliki waktu untuk datang langsung ke lokasi atau ingin mendapatkan produk tertentu yang sedang diskon.
 
Berdasarkan pengalamannya di awal PRJ 2026, produk dengan desain unik dan bonus tambahan menjadi barang yang paling banyak dicari konsumen.
 
"Mereka pada suka yang lucu-lucu. Kalau di aku paling bangak yang bonus koper gitu. Oatside sama Wow spageti," tuturnya.
 
Fenomena ini menunjukkan bahwa pengunjung Jakarta Fair tidak hanya mencari kebutuhan sehari-hari, tetapi juga produk dengan nilai tambah dan promo menarik yang sulit ditemukan di luar pameran.
 
Selain produk makanan dan minuman, berbagai barang rumah tangga, perlengkapan perjalanan, hingga produk lifestyle juga menjadi incaran pengunjung.
 
Cuan ada, tapi persaingan ketat
 
Meski terlihat menjanjikan, bisnis jastip di Jakarta Fair ternyata tidak selalu menghasilkan keuntungan besar secara instan.
 
Menurut Edde, margin keuntungan dari jasa titip di PRJ relatif terbatas karena tingginya persaingan antar pelaku jastip.
 
"Cuan sih iya besar banget sih so so ya. Karena ambil margin di PRJ nggak bisa besar-besar banget. Saingannya banyak. Jadi kalo mau cuan besar ya kuantitinya musti banyak juga," ucapnya.
 
Karena itu, pelaku jastip harus mengandalkan volume transaksi yang tinggi untuk meningkatkan pendapatan selama event berlangsung. Jakarta Fair 2026 Setiap tahun, Jakarta Fair dikenal sebagai salah satu event yang mampu menggerakkan roda ekonomi dalam skala besar.
 
Selain mendatangkan jutaan pengunjung, ajang ini juga menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.
 
Kehadiran ribuan peserta pameran dari sektor swasta maupun UMKM membuat Jakarta Fair menjadi etalase produk lokal sekaligus wadah transaksi ekonomi yang signifikan.
 
Dengan harga tiket mulai Rp40 ribu hingga Rp60 ribu, serta berbagai promo yang ditawarkan tenant, PRJ tetap menjadi destinasi favorit masyarakat untuk berbelanja sekaligus menikmati hiburan.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BI Rate Naik Jadi 5,75%, Menteri PKP Sebut Bunga KPR Rumah Subsidi Tak Berubah
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Harga Minyak Beragam, Pasar Menimbang Pemulihan Pasokan dan Peringatan Vance
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Kronologi Pemotor Terobos Demo Mahasiswa di Tugu Kartasura, Buat Situasi Memanas dan Diselidiki Polisi
• 3 jam lalugrid.id
thumb
OJK Tanggapi Review MSCI, Janji Perkuat Transparansi Pasar Modal RI
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Remaja India Bertarung Melawan Macan Tutul Selama 30 Menit, Hewan Itu Akhirnya Mati
• 2 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.