Puncak Milad ke-63 Unismuh Makassar, Targetkan Masuk 1.000 Kampus Terbaik Dunia

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar puncak peringatan Milad ke-63 di Balai Sidang Muktamar ke-47 Muhammadiyah, Lantai 3, Kamis (19/6/2026).

Momentum ini menjadi ajang refleksi sekaligus pemaparan berbagai capaian yang berhasil diraih kampus selama setahun terakhir serta target besar yang ingin dicapai pada masa mendatang.

Rektor Unismuh Makassar, Dr Rakhim Nanda, mengatakan milad tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan tahun kelahirannya. Ia lahir pada 1963, sama dengan usia Unismuh yang kini memasuki 63 tahun.

Menurutnya, peringatan milad selalu dijadikan momentum untuk menyampaikan berbagai pencapaian universitas. Selama setahun terakhir, Unismuh berhasil menambah sejumlah program studi strategis dan memperkuat posisinya di tingkat internasional melalui berbagai pemeringkatan dunia.

“Alhamdulillah tahun ini Unismuh masuk dalam radar World University Rankings, Times Higher Education Impact Rankings, QS Asia Rankings, dan UI GreenMetric. Ini merupakan empat capaian internasional yang berhasil diraih Universitas Muhammadiyah Makassar,” ujarnya.

Rakhim menegaskan, capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi sumber daya manusia, khususnya para dosen dan tenaga kependidikan yang terus menunjukkan kinerja terbaik.

Karena itu, pada puncak milad kali ini Unismuh memberikan penghargaan kepada dosen dan karyawan berprestasi, termasuk hadiah umrah sebagai bentuk apresiasi.

“Reward sudah menjadi budaya di Unismuh, baik untuk lembaga maupun individu yang berprestasi. Tahun ini ada dosen dan karyawan yang mendapatkan hadiah umrah,” katanya.

Melalui Milad ke-63 ini, Unismuh Makassar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas akademik, memperluas pengakuan internasional, serta memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, riset, dan inovasi yang berdampak.

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Kesehatan Umum, Kesejahteraan Sosial, dan Resiliensi Bencana, dr Taufiqurrahman, Sp.S, M.Kes, menyebut Unismuh Makassar sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah terbaik di kawasan Indonesia Timur.

Menurutnya, dari lebih 160 Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang ada di Indonesia, Unismuh menjadi salah satu kampus yang menunjukkan perkembangan dan prestasi membanggakan sehingga dipercaya menjadi pembina bagi perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya.

“Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengapresiasi capaian 63 tahun Unismuh Makassar yang telah menunjukkan prestasi membanggakan, menjadi kampus unggul, berkemajuan, dan gerakan berdampaknya mulai nyata,” ujarnya.

Selain memiliki jumlah mahasiswa yang besar, Unismuh juga dinilai berhasil memperkuat perannya dalam mendampingi perguruan tinggi Muhammadiyah lain.

“Ke depan, kampus tidak hanya diharapkan melahirkan lulusan yang siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan inovator yang memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” ungkapnya.

Taufiqurrahman menambahkan, salah satu target besar yang harus diwujudkan Unismuh adalah memperkuat reputasi global sejalan dengan amanah Muktamar Muhammadiyah di Makassar yang mendorong internasionalisasi gerakan Muhammadiyah.

“Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar harus menjadi kampus yang bereputasi global. Arahnya sudah terlihat dan mulai terekam dalam reputasi internasional. Mudah-mudahan tidak lama lagi kita bisa masuk top 1.000 kampus terbaik di dunia,” tuturnya.(wis)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kriteria MBR Diperluas Jadi 4 Zona, Ada Sertifikasi Gratis Mulai Pekan Depan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Remaja India Bertarung Melawan Macan Tutul Selama 30 Menit, Hewan Itu Akhirnya Mati
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Terungkap! Motif Pria Siram Air Keras 2 Bocah di Sumedang gegara Utang Rp850.000
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Pacu Ekspor Perikanan, KKP Gratiskan Seluruh Sertifikasi Mutu
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Grab For Business Dorong Pelaku Bisnis Scale Smarter dan Execute Faster di Tengah Kompleksitas Bisnis 2026
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.