Kementerian PKP Lirik Penggunaan Sepablock untuk Program 3 Juta Rumah di Indonesia

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PADANG — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP/P3KP) Sumatera III melirik produk inovasi PT Semen Padang, Sepablock, untuk mendukung program pembangunan 3 juta rumah.

Kepala BP3KP/P3KP Sumatera III Arifay Saini mengaku terkesan setelah melihat langsung rumah contoh yang dibangun menggunakan sistem bata interlock tersebut. Menurutnya, teknologi Sepablock menawarkan kemudahan dan efisiensi dalam proses pembangunan dibandingkan metode konstruksi konvensional.

“Saya terkesan setelah melihat langsung rumah contoh yang menggunakan Sepablock, dan inovasi ini memiliki prospek yang sangat menjanjikan dalam mendukung percepatan pembangunan hunian di Indonesia, khususnya pada program-program strategis pemerintah,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (19/6/2026).

Arifay menilai teknologi tersebut tidak hanya relevan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) pascabencana, tetapi juga berpotensi diterapkan pada kawasan perumahan komersial yang membutuhkan efisiensi waktu pembangunan.

“Kami melihat ada potensi penggunaannya untuk pengembangan kawasan perumahan komersial yang membutuhkan efisiensi waktu pembangunan tanpa mengurangi kualitas bangunan,” ujarnya.

Menurut dia, kebutuhan rumah yang masih tinggi di Indonesia membutuhkan terobosan yang mampu menghadirkan solusi pembangunan yang cepat, efisien, dan berkelanjutan.

Baca Juga

  • Kejar Target 3 Juta Rumah, Pemerintah Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,19 Triliun
  • Bobby Nasution Dorong OJK Dukung Program 3 Juta Rumah di Sumut
  • Program 3 Juta Rumah Jateng Diuji, Pengembang Hadapi Tekanan Daya Beli

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan perhatian pemerintah terhadap inovasi tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan solusi konstruksi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Dia menjelaskan Sepablock merupakan bagian dari strategi diversifikasi bisnis perusahaan melalui pengembangan produk bernilai tambah yang mengedepankan inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan.

“Sepablock siap mendukung program pemerintah untuk pembangunan 3 juta unit rumah. Kami mengapresiasi kunjungan Kepala BP3KP Sumatera III. Perhatian dari para pemangku kepentingan menjadi dorongan bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang lebih efisien, ekonomis, dan berdaya guna dalam mendukung ekosistem perumahan nasional,” tegasnya.

Kepala Unit Produksi BIP dan Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra menambahkan sistem bata interlock memungkinkan proses pembangunan lebih cepat karena pemasangan material yang praktis dan presisi. Selain itu, teknologi tersebut dinilai lebih ramah lingkungan karena dapat mengurangi kebutuhan energi dalam konstruksi.

Menurut Yelmi, Sepablock juga mampu menekan biaya pembangunan tanpa mengorbankan kualitas bangunan. Teknologi tersebut telah diterapkan pada sejumlah proyek hunian tetap bagi korban bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat, termasuk di Kota Padang, Kabupaten Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Pariaman, dan Lima Puluh Kota.

“PT Semen Padang telah mengimplementasikan Sepablock pada sejumlah proyek di berbagai daerah sebagai bentuk pembuktian atas keunggulan teknologi tersebut,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jenderal Dudung Blusukan ke Proyek MRT, Masuk Perut Bumi Jakarta
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
PKU Akbar PNM di Sumenep Diikuti 250 Nasabah Mekaar, Perkuat Kapasitas UMKM dan Literasi Usaha
• 1 jam laluberitajatim.com
thumb
Profil Asnawi Mangkualam, Bek Timnas Indonesia yang Resmi Lamar Kekasihnya, Yuriska Patricia di Atas Kapal
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Pesta Gol Kanada atas Qatar Diwarnai Cedera Parah Ismael Kone, Jesse March Emosional
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Istana Harap Nobar Piala Dunia bisa Tumbuhkan Ekonomi Riil Masyarakat
• 2 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.