Laba Pupuk Indonesia Melejit 230%, Dony Oskaria: Berkat Transformasi

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: PT Pupuk Indonesia (Dok. pupuk-indonesia.co.id)

Jakarta, CNBC Indonesia — BP BUMN mendorong PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) untuk memperkuat kinerja bisnis sekaligus menjaga perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan, berbagai upaya transformasi yang dijalankan perusahaan menunjukkan hasil positif, tercermin dari pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan hingga Mei 2026.

Pupuk Indonesia Group mencatat pendapatan year-to-date (ytd) sebesar Rp47,71 triliun atau tumbuh 49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Kinerja operasional yang semakin kuat turut mendorong EBITDA mencapai Rp11,36 triliun atau meningkat 132%, sementara laba bersih tercatat sebesar Rp6,70 triliun atau melonjak 230% secara tahunan.

Dony yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) telah menggelar pertemuan dengan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) untuk membahas perkembangan bisnis perusahaan serta berbagai isu strategis yang memengaruhi industri pupuk nasional.

Pembahasan difokuskan pada dinamika bisnis dan pasar pupuk, pengelolaan risiko akibat fluktuasi harga komoditas (marked-to-market), antisipasi perubahan skema subsidi, serta penguatan tata kelola distribusi pupuk bersubsidi agar semakin tepat sasaran.

Langkah-langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan sekaligus memastikan dukungan sektor pupuk terhadap produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Dony menilai capaian kinerja yang diraih Pupuk Indonesia menunjukkan bahwa transformasi bisnis yang dijalankan perusahaan berada pada jalur yang tepat dan perlu terus diperkuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan.

"Transformasinya sudah mulai nunjukin hasil. Ke depan yang perlu dijaga adalah konsistensi, sambil tetap siap menghadapi perubahan pasar dan kebijakan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).

Melalui penguatan transformasi, pengelolaan risiko yang lebih adaptif, serta tata kelola distribusi yang semakin baik, Pupuk Indonesia diharapkan dapat terus meningkatkan daya saing perusahaan sekaligus memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video:Harga Solar Naik & Rupiah Melemah, Pengusaha Konstruksi Menjerit

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
2 Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara Digerebek Petugas, Dua Pelaku Ditangkap
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mantan KSAL Achmad Sutjipto Tutup Usia, Ini Profil dan Rekam Jejaknya di Militer
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Bangun Mental Juara di Tengah Krisis, MDRT Day by MCC Indonesia 2026 Usung Semangat The Unshakable
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Andre Rosiade-Walkot Pekanbaru Kompak Dukung MBG, Dievaluasi Bukan Dihentikan
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Prakiraan Cuaca Jakarta Jumat: Cerah Berawan Dominasi Sore dan Malam
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.