Dorong Koperasi Produktif dan Berdaya Saing, Dirut LPDB Koperasi Tinjau KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, dan KUD Usaha Mina di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya LPDB Koperasi dalam memperkuat ekosistem koperasi nasional sekaligus memastikan pengembangan usaha produktif koperasi berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :
LPDB Koperasi Perkuat Peran di Ekonomi Syariah Nasional
LPDB Hadirkan Coaching Clinic Koperasi dalam Kegiatan Seruni Kabinet RI, Ada Selvi Gibran dan Sita Juliantono

Kunjungan diawali di KKMP Sampangan yang telah diresmikan operasionalnya pada 16 Mei 2026. Dalam waktu kurang dari satu bulan, koperasi tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dengan jumlah anggota mencapai 250 orang dan omzet usaha sekitar Rp60 juta per bulan.

Menurut Krisdianto, capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memiliki prospek besar untuk menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat apabila dikelola secara profesional dan didukung oleh kolaborasi berbagai pihak.

“KKMP Sampangan menjadi contoh bagaimana koperasi dapat tumbuh cepat ketika mendapatkan dukungan masyarakat dan membangun kemitraan usaha yang kuat. Ini sejalan dengan semangat pemerintah untuk menjadikan koperasi sebagai instrumen penggerak ekonomi rakyat,” ujar Krisdianto.

Selain memiliki gedung koperasi yang representatif, KKMP Sampangan juga telah menjalin berbagai kemitraan strategis untuk memperkuat usahanya. Koperasi tersebut bekerja sama dengan ID FOOD dalam penyediaan kebutuhan pokok masyarakat seperti minyak goreng, telur, beras, gula, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Di sisi lain, KKMP Sampangan juga bermitra dengan Pertamina dalam distribusi tabung gas serta membuka akses pemasaran bagi berbagai produk UMKM milik anggota koperasi. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi contoh bagaimana koperasi mampu menjadi penghubung antara pelaku industri, usaha mikro, dan masyarakat dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Selanjutnya, Krisdianto mengunjungi KUD Usaha Mina untuk meninjau langsung salah satu unit usaha unggulan koperasi berupa produksi es batu balok yang digunakan sebagai media pendingin untuk kebutuhan sektor perikanan.

Unit usaha tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan sebelum dipasarkan sekaligus mendukung rantai pasok sektor perikanan di wilayah pesisir. Menurut Krisdianto, usaha produktif seperti ini perlu terus didorong agar koperasi mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi anggotanya.

Baca Juga :
LPDB Koperasi Ajak Suporter Sepak Bola Jadi Kekuatan Ekonomi Baru
Didorong LPDB, Tanaoba Lais Manekat Perkuat Peran Kakak Asuh Koperasi Desa
LPDB Buka Pendaftaran Tenant Inkubasi 2026, Koperasi Diajak Akselerasi Pertumbuhan Bisnis

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2026 Pagi Ini: Big Match Meksiko vs Korea Selatan
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Program 3 Juta Rumah
• 3 jam laludetik.com
thumb
Polres Bogor Ajak 80 Anak Yatim Beli Perlengkapan Sekolah hingga Nonton Bioskop
• 16 jam laludetik.com
thumb
7 Fakta Menarik tentang Dunia Fantasi yang Wajib Anda Ketahui
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
Gus Ipul Cek Lokasi Penutupan Konbes yang Akan Dihadiri Presiden
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.