HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Gelaran Piala Dunia 2026 mulai membangkitkan antusiasme pecinta sepak bola, termasuk di Kabupaten Bone. Salah satu yang sudah menentukan jagoannya adalah Komisioner KPU Bone, Zainal, yang kembali menaruh harapan kepada Tim Nasional Prancis.
Bagi Zainal, Prancis menjadi salah satu tim yang layak diperhitungkan pada turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut. Konsistensi Les Bleus dalam beberapa edisi terakhir menjadi alasan dirinya tetap mendukung tim yang pernah dua kali mengangkat trofi Piala Dunia itu.
Zainal mengatakan kualitas skuad Prancis saat ini masih menjadi kekuatan utama. Kehadiran sejumlah pemain bintang membuat tim asuhan Didier Deschamps dinilai memiliki peluang besar bersaing dengan negara-negara kuat lainnya.
Dari deretan pemain Prancis, Zainal menyebut Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele sebagai dua sosok yang paling menarik perhatiannya. Menurutnya, kemampuan individu serta kecepatan kedua pemain tersebut menjadi ancaman bagi lawan.
“Kalau tim yang saya dukung tentu Prancis. Saya sangat suka melihat permainan Mbappe dan Dembele. Mereka pemain yang cepat, kreatif, dan punya kemampuan mencetak gol yang bagus,” kata Zainal saat dikonfirmasi, Jumat, 19 Juni.
Prancis memiliki catatan panjang di Piala Dunia. Les Bleus telah meraih dua gelar juara dunia, yakni pada edisi 1998 saat menjadi tuan rumah dan Piala Dunia 2018 di Rusia.
Selain dua gelar tersebut, Prancis juga tampil sebagai finalis Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, mereka harus mengakui keunggulan Argentina melalui drama adu penalti setelah bermain imbang dalam waktu normal dan perpanjangan waktu.
Menurut Zainal, daya tarik Piala Dunia bukan hanya terletak pada persaingan antarnegara, tetapi juga atmosfer yang tercipta selama turnamen berlangsung. Ia mengaku memiliki pengalaman tersendiri setiap kali menyaksikan pertandingan Piala Dunia.
“Kalau sudah Piala Dunia, yang paling saya tunggu itu suasana bangun tengah malam, begadang sampai subuh untuk menonton pertandingan. Sensasinya berbeda dibanding turnamen biasa,” ujarnya.
Kebiasaan menyaksikan laga hingga dini hari, kata Zainal, sudah menjadi tradisi yang selalu dilakukan setiap perhelatan Piala Dunia. Ia berharap edisi 2026 kembali menghadirkan pertandingan menarik sekaligus menjadi panggung bagi Prancis untuk mengejar gelar juara dunia ketiga. (an)





