Surabaya Wedding Festival Akan Masuk Kalender Event Kota, Dorong Ekonomi Kreatif

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana menetapkan Surabaya Wedding Festival (SWF) ke dalam kalender event Kota Surabaya mulai tahun ini.

Anna Fajriatin, Asisten Administrasi Umum Kota Surabaya menilai, festival pernikahan itu bukan sekadar ajang pameran, tetapi mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan membuka lapangan kerja, sehingga perlu dorongan lebih.

“Insyaallah ini bisa menjadi event tahunan di Kota Surabaya. Nanti bisa kita masukkan dalam kegiatan Hari Jadi Kota Surabaya di tahun depan dan akan rutin kami masukkan,” katanya dalam pembukaan SWF di Dyandra Convention Center Surabaya, pada Jumat (19/6/2026).

Anna mengatakan, industri pernikahan memiliki multiplier effect yang besar terhadap perekonomian karena melibatkan banyak sektor usaha sekaligus.

“Yang paling penting adalah menggerakkan ekonomi. Karena dengan satu wedding, yang bekerja banyak, sehingga yang mendapatkan manfaat dari wedding itu juga sangat banyak,”ujarnya.

Pemkot Surabaya juga membuka peluang pengembangan skala event yang lebih besar pada tahun depan melalui kolaborasi yang semakin luas dengan pelaku industri pernikahan.

“Dengan kolaborasi yang semakin kita kembangkan, insyaallah nanti akan ada skala yang lebih besar,” ucapnya.

Sementara itu, Wahyuni Wara Astuti General Manager Dyandra Convention Center Surabaya (DCCS) menyambut positif keputusan menjadikan SWF sebagai agenda tahunan kota. Ia menilai, industri pernikahan terus tumbuh dan tidak pernah kehilangan pasar.

“Wedding itu tidak pernah ada matinya. Justru dari tahun ke tahun semakin meningkat dan ini menjadi industri baru yang sangat potensial,” ucapnya.

Ia menambahkan, keberadaan festival wedding juga memberikan dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja.

“Wedding kecil maupun besar tetap membutuhkan banyak tenaga kerja. Karena itu kami sangat senang jika event ini menjadi agenda tahunan Surabaya,” ujarnya.

Sumitro, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) berharap, langkah menjadikan SWF sebagai event tahunan Kota bisa mendorong ekonomi kreatif.

“Perwujudan kita untuk mendukung perputaran ekonomi di Surabaya bisa semakin baik. Jadi kita ingin, ini menjadi kegiatan tahunan yang dinantikan semua vendor dan semua umur,” ucapnya.

Seperti diketahui, SWF 2026 digelar di DCCS pada 19-21 Juni 2026 dengan mengusung tema “A Curated Journey to Your Ever After”. Event tersebut menghadirkan lebih dari 100 vendor pernikahan terkurasi, mulai dari wedding organizer, bridal, makeup artist, dekorasi, dokumentasi hingga hospitality.(ris/wld/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wall Street Melonjak, S&P Naik 1?n Nasdaq Melesat 2%
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cerita Warga Bogor dan Depok Hadapi Pemadaman Listrik Bergilir
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Punya SIM Digital Tapi Tak Bawa Kartu Fisik, Bakal Ditilang?
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Panin Sekuritas (PANS) Bagikan Dividen Jumbo, Yield Sentuh 14 Persen
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
12 Kloter Haji Debarkasi Palembang Kembali ke Tanah Air
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.