Bisnis.com, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di sejumlah ruang publik mulai babak semifinal.
Rencana tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang mengimbau pemerintah daerah memfasilitasi masyarakat untuk menyaksikan ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, Pemprov Jabar akan menyiapkan sejumlah lokasi nobar ketika kompetisi memasuki fase semifinal. Menurutnya, pada tahap tersebut antusiasme masyarakat biasanya meningkat dibandingkan babak-babak awal.
"Kami mulai semifinal akan ada nobar-nobar," katanya dikutip Jumat (19/6/2026).
Menurutnya pemerintah sebenarnya bisa saja menggelar nobar sejak fase grup. Namun, ia menilai minat masyarakat untuk menyaksikan pertandingan pada tahap awal masih belum terlalu tinggi.
"Kalau sekarang bikin nobar jam dua malam, sudah dipasang layar belum tentu banyak yang datang. Warga biasanya memilih menonton tim-tim favorit," katanya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan penggunaan Sarana Olahraga (SOR) Arcamanik sebagai lokasi nobar, Dedi mengatakan hal tersebut masih dalam tahap koordinasi. Meski demikian, ia memastikan Pemprov Jabar siap menyediakan fasilitas bagi masyarakat untuk menyaksikan pertandingan bersama.
Baca Juga
- John Herdman: Lolos ke Piala Dunia 2030 Jadi Obsesi Timnas Indonesia
- Prediksi AS vs Australia di Piala Dunia 2026, Sabtu (20/6) Dini Hari Pukul 02.00 WIB
- Jadwal Piala Dunia Sabtu (20/6): Ada Tim Unggulan AS vs Australia dan Brazil vs Haiti
Selain mendukung kegiatan nobar yang digelar pemerintah, Dedi mengaku dirinya juga rutin mengikuti pertandingan Piala Dunia bersama keluarga dan kerabat di rumah.
"Saya setiap malam juga nobar bareng di rumah," ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, Pemprov Jabar akan segera menindaklanjuti arahan Kemendagri terkait penyelenggaraan nobar Piala Dunia 2026.
Menurut Herman, surat edaran tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah agar masyarakat dapat menikmati pertandingan dalam suasana kebersamaan di ruang-ruang publik.
"Kami dari provinsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat memberikan dukungan penuh. Bagaimanapun tugas pemerintah adalah membahagiakan dan menyejahterakan rakyat," kata Herman, Rabu (17/6/2026).





