Malut United dan Adhyaksa FC Dikabarkan Ganti Nama, I.League Ungkap Fakta Sebenarnya

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Menjelang bergulirnya Super League 2026/2027, dunia sepak bola Indonesia diramaikan oleh rumor besar yang melibatkan sejumlah klub peserta kompetisi. Malut United dan klub promosi Adhyaksa FC menjadi dua nama yang paling banyak diperbincangkan terkait kemungkinan pergantian identitas hingga perpindahan markas.

Spekulasi tersebut berkembang luas dalam beberapa pekan terakhir dan memicu berbagai reaksi dari para suporter. Banyak pihak mulai mempertanyakan kebenaran kabar yang menyebut kedua klub sedang menyiapkan perubahan signifikan sebelum musim baru dimulai.

Baca Juga :
Aturan U-23 Super League Dirombak, Klub Tak Wajib Mainkan Pemain Muda 45 Menit Lagi
Bicara Soal Persib, Calon Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Ini Buka Peluang Main di Super League

Malut United menjadi klub yang paling sering dikaitkan dengan isu perubahan identitas. Klub yang musim lalu tampil impresif di Super League itu dirumorkan akan berganti nama menjadi Jateng United FC.

Tak hanya soal nama, Malut United juga disebut-sebut bakal meninggalkan markas lamanya dan berpindah ke Stadion Jatidiri, Semarang. Jika benar terjadi, langkah tersebut tentu akan menjadi salah satu perubahan terbesar dalam peta sepak bola nasional musim depan.

Adhyaksa FC
Photo :
  • I league

Sementara itu, Adhyaksa FC yang baru saja memastikan promosi ke kasta tertinggi juga tak luput dari sorotan. Klub tersebut dikabarkan tengah mempertimbangkan relokasi markas ke Palangkaraya untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

Dalam rumor yang beredar, Adhyaksa FC disebut berencana menjadikan Stadion Tuah Pahoe sebagai kandang baru mereka. Namun hingga kini belum ada pengumuman resmi yang mengonfirmasi kabar tersebut.

Spekulasi mengenai Adhyaksa FC bahkan berkembang lebih jauh. Klub yang memiliki keterkaitan dengan institusi Kejaksaan itu juga disebut berpotensi berganti nama menjadi Persiter Ternate dan menggunakan Stadion Gelora Kie Raha sebagai home base.

Ramainya perbincangan tersebut akhirnya mendapat respons dari operator kompetisi. Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima pengajuan resmi terkait perubahan nama maupun perpindahan markas klub.

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra
Photo :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Meski demikian, Asep mengakui bahwa I.League telah menerima tembusan surat yang berkaitan dengan isu tersebut. Namun dokumen tersebut belum bisa dijadikan dasar untuk mengambil keputusan atau memberikan persetujuan.

"Kalau secara spesifik memang kami belum mendapatkan sesuatu yang resmi. Namun memang ada satu surat yang ditembuskan kepada kami terkait perubahan tersebut," ujar Asep Saputra di Kantor I.League, Sudirman, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Baca Juga :
I League Siapkan Revolusi Kompetisi, Club Licensing Championship Disamakan dengan Super League
Jurnalis Belanda Sebut Ada Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Korban Passport Gate Diminati Klub Besar Super League
Penyebab Hanif Sjahbandi dan Persija Berpisah meski Terikat Kontrak hingga 2027

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PIHPS: Harga cabai rawit Rp100.000 per kg, telur ayam Rp29.700 per kg
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Wali Kota Manchester Menang Pemilu Sela Inggris, Posisi PM Starmer Terancam
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Sita Rumah Fadia Arafiq di Semarang dan Pasang Plang Sita pada Sejumlah Aset di Pekalongan
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Dibantai Swiss 4-1, Bosnia Belum Menyerah Lolos dari Fase Grup Piala Dunia
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Didit Anak Prabowo Bertemu dengan Jokowi di Solo, Ini Kata Istana
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.