Menteri PU Ungkap Penyebab Anggaran Cepat Habis, Kebutuhan Infrastruktur Permanen Sangat Besar

idxchannel.com
21 jam lalu
Cover Berita

Kebutuhan pembangunan infrastruktur permanen membuat anggaran yang tersedia cepat terserap untuk membiayai proyek-proyek tersebut.

Menteri PU Ungkap Penyebab Anggaran Cepat Habis, Kebutuhan Infrastruktur Permanen Sangat Besar. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengungkap alasan anggaran di kementeriannya cepat habis. Menurutnya, kebutuhan pembangunan infrastruktur permanen membuat anggaran yang tersedia cepat terserap untuk membiayai proyek-proyek tersebut.

"Jadi, karena di PU ini banyak pekerjaan-pekerjaan yang sudah bersifat permanen sehingga kemudian ya cepat penyerapannya, habis gitu loh," ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2026).

Baca Juga:
Perbaiki Infrastruktur di 4.127 Titik, Kementerian PU Gelontorkan Anggaran Rp1,65 Triliun

Dody menjelaskan, Kementerian PU tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur darurat saat menangani kerusakan akibat bencana atau gangguan konektivitas. Dalam banyak kasus, pihaknya memilih membangun infrastruktur permanen agar dapat memberikan manfaat jangka panjang dan menghindari kerusakan berulang.

Meski demikian, karena keterbatasan terkadang pembangunan tak selalu bisa langsung dilakukan secara permanen. Dia mencontohkan pembangunan jembatan darurat pascabencana banjir di Aceh yang hanya mampu menahan kendaraan dengan beban maksimal 20 ton. Padahal jalur tersebut menjadi urat nadi distribusi logistik.

Baca Juga:
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie

"Dan lagi ini kan lintas antara Medan ke Banda Aceh, ada BBM, ada logistik, segala macam lah ada semen, segala macem," ujar dia.

Dody juga menceritakan pengalaman saat membangun jembatan sementara di daerah terpencil untuk membantu akses anak-anak menuju sekolah. Meski sempat berfungsi dengan baik, jembatan tersebut akhirnya rusak setelah diterjang banjir.

Baca Juga:
IHSG Ditutup Melemah 4,52 Persen ke 5.342, Sektor Industri dan Infrastruktur Jadi Pemberat

"Pada saat jembatan sementara itu berfungsi bagus, terus banjir datang lagi, habis disapu banjir. Saya masih disalahin, kenapa bangun jembatan darurat seperti itu," tuturnya.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono hingga Cak Imin Hadiri Haul Ulama Betawi di Monas
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Pertamina Patra Niaga Buka Lebih Banyak Peluang bagi Difabel untuk Berkarya dan Mandiri
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
AMMSI Dukung Penyesuaian Operasional SPPG untuk Penguatan Efisiensi Anggaran
• 3 jam laludetik.com
thumb
Sempat Dengar Cekcok Dini Hari, Warga Temukan Ibu Rumah Tangga di Tambora Tewas Mengenaskan
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Tiket dan Cara ke Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 dengan Transportasi Umum
• 7 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.