Wagub Jateng Perintahkan Selidiki Adanya SPPG Beli Bahan Baku MBG di Bawah HAP

republika.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin mendorong adanya penyelidikan terkait praktik pembelian bahan baku di bawah harga acuan pemerintah (HAP) oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Hal itu disampaikan Yasin seusai menghadiri rapat koordinasi penyerapan bahan baku lokal untuk program MBG di Kantor Pemprov Jateng, Kota Semarang, Jumat (19/6/2026).

Dalam rapat tersebut, perwakilan peternak mengeluhkan soal SPPG yang membeli telur ayam di bawah HAP. Hal itu dinilai merugikan peternak. Terlebih harga pakan ternak telah melonjak signifikan.

Baca Juga
  • BGN Akui Banyak SPPG Ditangguhkan karena Beli Bahan Baku di Bawah HAP
  • Kriteria Penerima MBG Bakal Direvisi, Ini Indikator yang akan Dipakai BGN
  • Kejagung Dalami 41 Nama yang Disebut Sony Terlibat Kasus MBG, Proyek Fiktif CCTV Masuk Babak Baru

Menanggapi hal tersebut, Taj Yasin menginginkan adanya penyelidikan terkait hal tersebut. "Kita mendengarkan dari peternak, petelur, dari asosiasi maupun di koperasi, ternyata ada pembelian di bawah harga acuan pemerintah. Nah ini yang harus kita selidiki," ujarnya.

Dia enggan menyalahkan pihak siapapun. "Yang penting adalah kita komitmen dari peternak dan asosiasi dari telur itu sudah komitmen, ke depan jangan ada seperti ini lagi. Itu yang penting," kata Yasin.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Yasin mengungkapkan, untuk meningkatkan serapan telur dan daging ayam, pihak koperasi, asosiasi, dan Badan Gizi Nasional (BGN) telah bersepakat soal penyajian menu MBG di Jateng. Dalam sepekan, telur dan daging ayam akan disajikan masing-masing sebanyak dua kali. "Maka SPPG-SPPG yang ada di Jawa Tengah harus menaati ini," ujar Yasin.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Dia menekankan bahwa seluruh SPPG di Jateng harus mengambil bahan baku MBG dari peternak dan petani di Jateng, baik yang tergabung dalam koperasi maupun asosiasi. "Termasuk asosiasi petelur maupun daging ayam," katanya.

Yasin menambahkan, harga pembelian bahan baku juga harus sesuai HAP. "Harga acuan pemerintah itu harus ditaati," ujarnya.

Keluhan peternak

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bawa Tembakau Sintetis, Polisi Amankan 2 Remaja di Jakbar
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gara-gara Obat Nyamuk, Rumah Lansia di Jepara Ludes Terbakar
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
John Herdman Ungkap Dukungan Prabowo untuk Timnas di AFF dan FIFA ASEAN
• 23 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Didesak untuk Evaluasi Bahlil Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Anak Buah Fredy Pratama 7 Tahun Kirim Duit Hasil Narkoba ke Thailand
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.