jpnn.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN.com, hari ini kami sajikan berita terpopuler sepanjang Jumat (19/6) tentang ada angin segar bagi honorer, seluruh PNS dan PPPK harus tahu aplikasi pro-karier, hingga Prabowo diminta turun tangan soal dugaan mafia tanah. Simak selengkapnya!
1. Pemerintah Siapkan Aplikasi Pro-Karier ASN, Seluruh PNS & PPPK Harus Tahu
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: 145 Ribu ASN Jadi Target BKN, Solusi Penyelesaian Masalah PPPK Sudah Ada, Alhamdulillah
Seluruh PNS (pegawai negeri sipil) dan PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) harus tahu bahwa pemerintah tengah menyiapkan aplikasi yang mendukung program Badan Kepegawaian Negara (BKN) pro-karier ASN (aparatur sipil negara).
BKN bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) meluncurkan e-Learning ASN Berintegritas yang dapat diakses seluruh ASN baik PNS maupun PPPK.
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Kabar Gembira untuk PNS & PPPK, Gaji Sudah Disiapkan, soal Pengangkatan P3K Teknis Aman?
Hal ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat budaya antikorupsi melalui pembelajaran digital yang dapat diakses oleh ASN di seluruh Indonesia.
Baca Selengkapnya di Bawah:
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Jumlah ASN PNS, PPPK, P3K PW Melonjak 57%, Semoga Gajinya Masuk APBN, Penting Demi APBD
Pemerintah Siapkan Aplikasi Pro-Karier ASN, Seluruh PNS & PPPK Harus Tahu
2. Angin Segar untuk Honorer Belum Diangkat jadi PPPK dan P3K PW
Ada angin segar bagi para honorer di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang belum diangkat menjadi PPPK maupun PPPK Paruh Waktu (P3K PW).
DPRD Kota Palangka Raya mendorong Dinas Pendidikan setempat untuk mengusulkan pengangkatan honorer yang belum terakomodasi dalam skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun P3K PW.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya Arif M Norkim mengatakan, dewan juga meminta pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan untuk mengoptimalkan penataan guru di daerah tersebut.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Angin Segar untuk Honorer Belum Diangkat jadi PPPK dan P3K PW
3. 5 Titik Lokasi Demo Mahasiswa Hari Ini di Jakarta, Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan
Aksi unjuk rasa atau demo mahasiswa hari ini di Jakarta terdapat di lima titik lokasi. Sebanyak 4.263 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan demo mahasiswa di lima titik di wilayah Jakarta Pusat (Jakpus).
"Pelayanan aksi unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat sebanyak 4.263 personel gabungan (Polda, Polres, Polsek jajaran)," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri di Jakarta, Jumat (19/6).
Baca Selengkapnya di Bawah:
5 Titik Lokasi Demo Mahasiswa Hari Ini di Jakarta, Ribuan Personel Gabungan
4. Kejagung Ungkap Peran GHS di Kasus Korupsi MBG yang Menjerat Dadan Hindayana
Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap keterkaitan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana (DH) dengan seorang swasta berinisial GHS dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025-2026.
Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi menyebut GHS merupakan pihak swasta yang diminta oleh Dadan untuk mencari mitra dalam rangka pelaksanaan program MBG.
"Saudara GHS sudah kenal dengan Saudara DH itu sebelum tahun 2025. Jadi, sekitar sebelum tahun 2024 pun memang sudah kenal dengan Saudara DH," ucap Syarief, Kamis (18/6/2026).
Baca Selengkapnya di Bawah:
Kejagung Ungkap Peran GHS di Kasus Korupsi MBG yang Menjerat Dadan Hindayana
5. Bupati Tanggamus Terseret Kasus Dugaan Mafia Tanah, Presiden Prabowo Diminta Turun Tangan
Kasus dugaan penipuan dan penggelapan jual beli tanah di Kecamatan Curug, Tangerang yang menyeret nama Bupati Tanggamus Mohammad Saleh Asnawi terus berlanjut.
Kali ini, korban, Pengusaha asal Papua John Gerki Morin akan mengambil langkah radikal dengan meminta Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan memberikan atensi terhadap kasus yang diduga melibatkan penyelenggara negara ini.
Kuasa hukum John, Sebastian Salang mengatakan Presiden Prabowo Subianto perlu turun tangan karena penanganan kasus ini lamban dan diduga adanya intervensi.
Baca Selengkapnya di Bawah:
Bupati Tanggamus Terseret Kasus Dugaan Mafia Tanah, Presiden Prabowo Diminta Turun Tangan
Simak! Video Pilihan Redaksi:
BACA ARTIKEL LAINNYA... 5 Berita Terpopuler: Gaji PPPK Tendik Masuk APBN, tetapi PP Dana Pensiun Belum Terbit, Seskab Teddy Beri Perhatian
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul




