HARIAN.FAJAR.CO.ID, AMBON – BSI Maslahat bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Ambon memperkuat komitmen dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Maluku.
Langkah tersebut melalui kolaborasi dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Ambon dalam Program Inovasi Gerakan Bersama Kurangi Stunting (Gebrak Stunting).
Program tersebut resmi diluncurkan di Ruang Pertemuan Puskesmas Rijali, Kota Ambon, ditandai dengan Kick Off Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita stunting, ibu hamil, dan ibu menyusui sebagai penerima manfaat program.
Sebagai bentuk dukungan nyata, BSI melalui BSI Maslahat menyalurkan bantuan senilai Rp69.420.000 untuk mendukung intervensi percepatan penurunan stunting melalui pemberian PMT berbasis pangan lokal, susu, telur, edukasi kesehatan, serta pendampingan keluarga selama pelaksanaan program.
Kepala Cabang BSI KC Ambon Fauzie Umar menyampaikan bahwa penanganan stunting memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar dampaknya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“BSI bersama BSI Maslahat hadir untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan generasi bangsa melalui program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” ujarnya.
Wali Kota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara BPOM Ambon, BSI, BSI Maslahat, relawan Human Initiative, dan Puskesmas Rijali dalam mendukung upaya penurunan stunting di Kota Ambon.
Menurutnya, penanganan stunting harus dilakukan secara berkelanjutan mulai dari edukasi pra-nikah, kesiapan usia perkawinan, masa kehamilan, persalinan, hingga tumbuh kembang anak.
Program Gebrak Stunting Tahun 2026 menargetkan 20 penerima terdiri dari 12 Balita Stunting 8 ibu hamil dan menyusui dgn status KEK (kekurangan energi kronis) program ini diharapkan mampu meningkatkan status kesehatan masyarakat sekaligus mendukung lahirnya generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
Kepala Balai POM Ambon Tamran Ismail juga tak lupa menyampaikan apresiasi kepada BSI, Kolaborasi antara BPOM Ambon, BSI KC Ambon, dan BSI Maslahat menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor dapat menghadirkan solusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan bebas stunting. (ams)





