HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kemenangan Brasil 3-0 atas Haiti harus dibayar mahal. Raphinha keluar lebih cepat karena cedera. Carlo Ancelotti mencoba menenangkan situasi menjelang duel hidup-mati Grup C.
Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti akhirnya buka suara usai laga Brasil menyingkirkan Haiti dari Piala Dunia 2026 di Philadelphia. Cedera Raphinha yang menjadi sorotan.
Winger Raphinha mengalami masalah hamstring dan harus ditarik keluar di babak pertama. Tim medis Brasil sempat terlihat serius memeriksa kondisinya di tepi lapangan.
Carlo Ancelotti menegaskan bahwa sang pemain akan menjalani pemeriksaan lanjutan.
“Raphinha akan dievaluasi besok. Saat ini kami belum tahu pasti apa yang terjadi,” ujar Ancelotti, seperti dilansir The Mirror, Sabtu (20/6/2026).
Ia juga menjelaskan keputusan taktis saat memasukkan pemain pengganti.
“Saya memasukkan Rayan karena dia punya kualitas yang baik, meski profilnya sedikit berbeda dengan Raphinha. Di level ini, detail-detail kecil seperti inilah yang menentukan masuknya seorang pemain,” tambah pelatih berpaspor Italia ini.
Situasi ruang ganti Brasil sempat dipenuhi kekhawatiran. Gelandang Lucas Paqueta mengaku timnya cemas menunggu hasil pemeriksaan.
“Saya rasa kami semua khawatir. Kami berharap itu bukan cedera serius, tapi kami masih harus menunggu hasil tes medisnya,” ungkap Paqueta.
Di sisi lain, kabar lebih positif datang dari Neymar yang mulai pulih dari cedera betis. Sang megabintang dipastikan siap kembali memperkuat Brasil pada laga penentuan.
“Ya, Neymar akan menjalani latihan individu besok (Sabtu). Pada hari Senin, dia sudah akan bergabung dalam latihan penuh bersama tim, dan setelah itu dia akan siap untuk pertandingan melawan Skotlandia,” tegas Carlo Ancelotti.
Kemenangan atas Haiti sendiri ditopang dua gol Matheus Cunha dan satu gol Vinicius Jr.. Hasil ini mengembalikan kepercayaan diri Brasil setelah ditahan imbang Maroko 1-1 di laga pembuka.
Brasil kini bersaing ketat dengan Maroko untuk memperebutkan posisi puncak Grup C. Selisih gol diprediksi menjadi penentu di laga terakhir.
Carlo Ancelotti menegaskan timnya masih dalam jalur perkembangan positif.
“Semua pertandingan di Piala Dunia itu sulit. Apa yang kami percayai di CBF (Federasi Sepak Bola Brasil) adalah kami mampu bersaing dengan tim mana pun, termasuk Haiti maupun Prancis,” kata Ancelotti membela komposisi skuadnya.
“Performa melawan Haiti adalah apa yang saya harapkan, meningkatkan kualitas, meminimalisasi kesalahan, dan memegang kendali penuh di lini belakang. Kami membaik, dan kami akan terus meningkat di laga berikutnya. Kami harus memanfaatkan fase grup ini agar bisa memulai fase gugur dengan kondisi terbaik,” pungkasnya.





