EtIndonesia.com Kebakaran hutan terjadi di dekat jalur kereta cepat di wilayah otonom Catalonia, timur laut Spanyol. Demi mendukung upaya pemadaman, perusahaan kereta api pada Kamis (18 Juni) terpaksa menghentikan sementara layanan kereta cepat yang menghubungkan ibu kota Madrid dengan ibu kota Catalonia, Barcelona.
Kebakaran terjadi di dekat jalur kereta yang menghubungkan dua kota di Catalonia, yaitu Les Borges Blanques dan L’Espluga de Francolí.
Otoritas pengelola perkeretaapian Spanyol menyatakan bahwa, atas permintaan petugas pemadam kebakaran, layanan kereta antara stasiun kereta cepat Lleida dan Tarragona telah dihentikan sementara.
Menurut laporan Reuters, Badan Meteorologi Nasional Spanyol telah memperingatkan bahwa gelombang panas pertama musim panas tahun ini akan segera melanda. Mulai 20 Juni suhu diperkirakan meningkat, dan pada 21 Juni kenaikannya akan semakin tajam sehingga risiko kebakaran juga akan meningkat secara signifikan, terutama di wilayah Galicia di barat laut Spanyol dan kawasan pesisir utara Cantabrian Coast.
Berdasarkan prakiraan cuaca:
- Suhu di lembah-lembah pedalaman Spanyol diperkirakan melebihi 36–38°C.
- Di wilayah lembah bagian timur, suhu dapat mencapai 40°C.
- Lembah Sungai Ebro dan beberapa lembah sungai utama lainnya diperkirakan mengalami suhu sekitar 38–40°C.
- Beberapa daerah bahkan memiliki kemungkinan kecil mencapai 42°C pada 22 Juni, yang diperkirakan menjadi puncak gelombang panas di banyak wilayah.
Gelombang panas tersebut diperkirakan akan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan dapat mengganggu transportasi serta aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Spanyol.
Sumber : NTDTV.com





