Kematian Jemaah Haji Masih Tembus 300 Orang, Kementerian Haji Siapkan Manasik Kesehatan untuk Generasi Haji Sehat

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Medan, tvOnenews.com - Jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji 2026 tercatat menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, angkanya masih tergolong tinggi, yakni mencapai sekitar 300 jemaah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat menyambut kepulangan jemaah haji Kloter 16 Debarkasi Medan di Asrama Haji Medan, Sabtu (20/6/2026).

Sebelum tiba di lokasi, Dahnil berlari pagi dari pusat Kota Medan menuju Asrama Haji Medan. Setibanya di asrama, ia menyapa dan bercengkerama dengan para duyufurrahman yang baru kembali dari Tanah Suci.

Dalam kesempatan itu, Dahnil menyoroti tingginya angka kematian jemaah haji Indonesia di Arab Saudi yang masih didominasi oleh jemaah lanjut usia serta mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

“Penurunan (jumlah jemaah yang wafat) signifikan itu terasa, jumlah statistik mortalitas rate, tingkat kematian kita kalau tahun lalu hampir 500 orang, hari ini 300-an, harapan kita tahun depan harus lebih rendah bahkan bila perlu tidak ada yang meninggal,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak.

Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem dengan suhu tinggi, kelelahan selama menjalani rangkaian ibadah, serta komplikasi penyakit menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi kesehatan jemaah.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Kementerian Haji dan Umrah tengah menginisiasi program manasik kesehatan bagi calon jemaah haji 2027.

Program ini bertujuan membentuk generasi haji yang lebih sehat dan siap secara fisik sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Melalui program tersebut, kesehatan calon jemaah haji akan dipantau dan dikontrol sejak dini, termasuk dengan membiasakan aktivitas fisik seperti berjalan kaki secara rutin.

Langkah ini dinilai penting mengingat ibadah haji membutuhkan ketahanan fisik yang tinggi, mulai dari berjalan kaki dalam jarak jauh hingga menjalani rangkaian ibadah di tengah cuaca ekstrem.

“Kami akan menginisiasi manasik kesehatan, artinya jemaah yang akan berangkat 2027 itu sejak awal dikontrol kesehatannya. Jadi misalnya kebiasaan jalan kaki, karena 95 persen dari ibadah haji itu adalah aktivitas fisik,” kata Dahnil.

Nantinya baik dari Kakanwil, Kepala Kantor hingga pihak asrama, mempunyai tugas untuk menginisiasi kegiatan manasik kesehatan tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bolivia Tetapkan Status Darurat di Tengah Gelombang Protes Anti-Pemerintah
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pembicaraan Iran-AS Akan Digelar pada Minggu, Lebanon Jadi Isu Utama
• 32 menit laluidxchannel.com
thumb
Bukan Turun Kelas, Tapi Kenapa Penilaian MSCI untuk IHSG Jadi Sorotan?
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
AS: Hizbullah dan Israel Sepakat Gencatan Senjata
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Link Live Streaming Belanda Vs Swedia di Piala Dunia 2026, Mulai Dini Hari Nanti Jam 00.00 WIB
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.