Listrik Padam, Warga dan Dunia Usaha Tanggung Pengeluaran Ekstra Jutaan Rupiah Per Hari

kompas.id
6 jam lalu
Cover Berita

SURABAYA, KOMPAS - Pemadaman listrik bergilir di Surabaya, Jawa Timur, memasuki hari kelima pada Sabtu (20/6/2026). Pemadaman memaksa kalangan warga, aparatur, dan dunia usaha menanggung pengeluaran ekstra untuk bahan bakar minyak guna operasional genset (generator set).

Di ibu kota Jatim ini, pemadaman sudah berlangsung sejak Selasa (16/6/2026) yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Namun, saat itu, pemadaman masih bersifat mikro dengan durasi 30-60 menit sehingga tidak membuat risau warga.

Namun, sejak Rabu lalu, pemadaman oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) meluas. Durasi pemadaman juga bertambah menjadi 1-3 jam atau 60-180 menit. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jatim berupaya keras pemadaman tak sampai 4 jam atau 240 menit.

Di sisi lain, wilayah termasuk segala bentuk usaha di dalamnya yang terkena pemadaman mau tidak mau menangani dengan operasional genset. ”Jumat kemarin, sejak pukul 14.00 WIB, kami terkena pemadaman selama 2 jam dari pengumuman 3 jam,” ujar Supriyanto, General Manager Kampi Hotel Surabaya.

Baca JugaPemadaman Listrik Ganggu Aktivitas Masyarakat di Surabaya
Baca JugaListrik Padam di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, Warga Keluhkan Gangguan Aktivitas

Supriyanto melanjutkan, PLN UID Jatim menginformasikan akan ada pemadaman bergilir. Agar operasional hotel tak terganggu demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan tamu, pengelola mengoperasikan genset.

”Kurang lebih 100 liter solar untuk genset kemarin,” kata Supriyanto.

Adapun solar yang dibeli dunia usaha merupakan kategori industri (high speed diesel B-40) dengan rentang harga Rp 25.850-Rp 26.200 per liter. Adapun solar jenis Dexlite seharga Rp 23.000 per liter sedangkan Pertamina Dex seharga Rp 24.800 per liter.

Kampi terkena pemadaman 2 jam. Solar yang dihabiskan 100 liter. Biaya ekstra yang ditanggung manajemen hotel bintang tiga itu secara insidental dalam kisaran Rp 2,3 juta-2,6 juta.

Dunia usaha dilarang untuk membeli solar bersubsidi atau Biosolar dengan harga Rp 6.800 per liter. Biosolar hanya untuk warga yang dalam konteks pemadaman bergilir telah memiliki genset agar rumah tinggal atau usaha mikro kecil (UMK) tetap menyala.

Genset milik warga di rumah tinggal juga ada yang dioperasikan dengan bensin. Harga Pertalite atau bensin bersubsidi Rp 10.000 per liter. Bensin nonsusidi per liternya yakni Pertamax Rp 16.250, Pertamax Green Rp 17.000, dan Pertamax Turbo Rp 20.750.

”Kalau di rumah, saya sedia dua genset bensin, waktu kena pemadaman Jumat kemarin selama dua jam, kedua genset saya menghabiskan 10 liter Pertalite,” kata Irawan (45), warga Kecamatan Jambangan.

Bagi masyarakat, genset dipakai agar peralatan dan perlengkapan elektronik rumah tangga yang perlu selalu menyala terutama kulkas tidak cepat rusak. Irawan mengatakan, saat pemadaman terjadi, produktivitas dan kenyamanan hidup menurun. Ia membayangkan betapa jengkelnya warga yang bekerja dari rumah atau memiliki UMK di rumah tetapi tidak atau belum mampu menyediakan genset.

"Yang diharapkan itu, pemadaman jangan terjadi saat malam. Lebih baik pagi-petang agar dampaknya tidak besar bagi kehidupan kami, warga,” ujar Irawan.

Baca JugaListrik Byarpet dan Tantangan Retorika Prabowo Subianto
Baca JugaSebagian Jawa-Bali Padam

Sementara itu, General Manager Ciputra World Susi Angela Suherman mengatakan, belum mendapat informasi rencana pemadaman untuk pusat belanja di tepi Jalan Mayjen Sungkono tersebut. Namun, manajemen telah memiliki genset-genset untuk memastikan operasional pusat belanja tidak terganggu.

”Seperti ini tentu sudah diantisipasi. Kami prepare dengan genset,” ujar Susi.

Hal senada diutarakan oleh General Manager Pakuwon Mall Hendie Santoso. Pengelola telah menyiapkan genset-genset sehingga saat pusat belanja terbesar di Indonesia itu terkena pemadaman, operasional tak terganggu.

”Pemadaman kemarin itu selama tiga jam bisa diatasi dengan smooth (halus), pengunjung dan tenant tidak akan sampai menyadari,” kata Hendie.

Perpindahan yang halus dari pasokan PLN ke genset terjadi karena sistem otomatis. Pusat belanja tak mungkin hanya memiliki satu genset berkapasitas besar melainkan bisa lebih dari 10 unit serupa.

Penggunaan genset dalam durasi panjang berkonsekuensi pengeluaran ekstra. Namun, sayangnya, manajemen pusat belanja belum bersedia bicara berapa banyak solar industri yang dikonsumsi untuk genset akibat satu jam pemadaman.

Secara terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan, pemadaman bergilir pada Sabtu ini mengakibatkan lampu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) tidak beroperasi di sejumlah lokasi.

Laporan yang diterima Trio ialah APILL di Dharmawangsa-Moestopo, Raya Nginden-Panjang Jiwo, Panjang Jiwo-Kedung Baruk, Sonokembang-Kayoon, Darmo Indah-Imigrasi Dalam, dan Tandes-Darmo Indah. ”Petugas mengatur kendaraan di APILL yang padam,” ujarnya.

Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Jatim Dana Puspita Sari menyatakan, permohonan maaf karena pemadaman bergilir masih terjadi sebagai dampak kendala teknis dan gangguan pada 2 pembangkit besar di Pulau Jawa.

Namun, Dana Puspita melanjutkan, gangguan itu tidak sampai membuat sistem kelistrikan berdampak luas. Sistem kelistrikan tetap beroperasi secara terkendali. Pemadaman bergilir ditempuh sebagai bagian dari manajemen beban untuk menjaga keandalan pasokan listrik ke pelanggan.

”PLN menempuh manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah karena ada kendala teknis operasional pembangkit serta 2 unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga menurunkan kemampuan sistem pasokan,” ujar Dana.

PLN berupaya mempercepat pemulihan dan penanganan gangguan di pembangkit sehingga pasokan listrik kembali lancar. Dampak buruk berusaha ditekan agar tidak terlalu memberatkan pelanggan dengan pengaturan operasi sistem untuk menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Deretan Motor Listrik Tebar Diskon di Jakarta Fair 2026: Alva hingga Omoway
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Andre Rosiade Lantik Pengurus DPD IKM Se-Riau, Dorong Ikut Dukung Pembangunan
• 2 jam laludetik.com
thumb
Koalisi Seni Soroti Represi terhadap Kritik Artjog
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Catat Tanggalnya, Perayaan HUT Jakarta Digelar di Bundaran HI
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Niatnya Hidup Sehat, Irvan Bisa Cuan Ratusan Juta dari Keripik
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.