HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR —Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar kembali menggelar program Hapus Tato Gratis sebagai salah satu inovasi pembinaan bagi warga binaan.
Kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap bulan ini menjadi bentuk komitmen Rutan Makassar dalam mendukung proses perubahan diri warga binaan agar lebih siap kembali ke tengah masyarakat.
Pada pelaksanaan kali ini, sebanyak 50 warga binaan mengikuti program tersebut, terdiri atas 35 peserta laki-laki dan 15 peserta perempuan. Program ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadi Kusumah, sebagai bagian dari upaya pembinaan yang berorientasi pada pemulihan kepercayaan diri dan perubahan perilaku warga binaan.
Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadi Kusumah, mengatakan program hapus tato merupakan salah satu bentuk pembinaan yang memberi kesempatan kepada warga binaan untuk memperbaiki diri, baik secara lahir maupun batin.
“Kami ingin memberikan ruang bagi warga binaan yang memiliki niat untuk berubah. Program hapus tato ini bukan hanya menghilangkan tinta di kulit, tetapi juga menjadi simbol semangat meninggalkan masa lalu dan memulai kehidupan baru yang lebih baik. Semoga setelah bebas nanti, mereka dapat kembali ke masyarakat dengan rasa percaya diri yang lebih baik,” ujar Jayadi Kusumah.
Sementara itu, Pembina Mahtan, dr. Muh. Ihsan Kitta, Sp.OT, menuturkan program hapus tato yang rutin dilaksanakan setiap bulan sangat membantu warga binaan. Menurutnya, proses penghapusan tato dilakukan secara bertahap dan tidak dapat diselesaikan hanya dalam satu kali tindakan.
“Melalui program yang dijalankan secara konsisten, diharapkan saat warga binaan menyelesaikan masa pidananya nanti, tato di tubuh mereka dapat berkurang, bahkan hilang sepenuhnya,” kata Ihsan.
Melalui program ini, Rutan Kelas I Makassar terus menghadirkan pembinaan yang humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada perubahan positif warga binaan sebagai bekal untuk kembali diterima dan menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat. (twk)





