Wagub Rano Janji Cek Genagan "Abadi" di Pesanggrahan Jaksel

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno berjanji akan mengecek kondisi Jalan Mochtar Raya di perbatasan Joglo, Jakarta Barat, dan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, yang kerap tergenang air.

Janji tersebut disampaikan Rano saat menanggapi keluhan warga terkait kondisi jalan yang disebut “abadi” karena terus berulang meski sudah beberapa kali diperbaiki.

"Nanti akan saya cek. Berikan informasi yang akurat kepada kami. Pasti akan kami perbaiki," kata Rano di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

Menurut dia, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan perbaikan infrastruktur secara bertahap, termasuk pada saluran yang mengalami kerusakan.

"Saluran di wilayah Depok saja yang ambles kami perbaiki. Tentu dengan area yang luas seperti ini, kami tidak bisa memperbaikinya sekaligus satu per satu," ujarnya.

Rano menilai kondisi Jalan Mochtar Raya yang kembali tergenang setelah disedot merupakan hal yang mungkin terjadi, mengingat usia saluran air di Jakarta yang sudah tua.

"Mungkin saja terjadi. Oleh karena itu, waktu di Lenteng Agung saya sudah menyampaikan bahwa di Jakarta sangat mungkin terjadi lubang amblasan (sinkhole) karena saluran air kita sudah cukup tua, usianya hampir 30 sampai 40 tahun," tambahnya.

Baca juga: Wajah Baru Jalan Rasuna Said Jelang HUT DKI Jakarta: Trotoar Lebih Lebar, JPO Dicat Ulang

Warga Keluhkan Genangan “Tak Pernah Tuntas”

Sebelumnya, Jalan Mochtar Raya di perbatasan Joglo, Jakarta Barat, dan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, kembali tergenang dan rusak meski baru sepekan diperbaiki.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, Jumat (19/6/2026), ruas jalan sepanjang sekitar 50 meter itu kembali tergenang seperti kondisi bertahun-tahun sebelumnya.

Pengendara yang melintas harus berhati-hati karena genangan membuat aspal tergerus dan membentuk sejumlah lubang.

Andre (34), warga sekitar, mempertanyakan efektivitas perbaikan yang dilakukan pemerintah.

"Nah kan, mana? Ini begini lagi aja, kan saya bilang sudah berkali-kali kalau cuma disedot diaspal ulang bakal begini lagi," kata Andre.

Ia menyebut kondisi kering setelah penyedotan air hanya bertahan kurang dari dua hari.

Menurutnya, saat hujan turun atau saluran kembali penuh, air langsung meluap ke badan jalan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Kemarin aja hujan langsung naik airnya, malah dari sebelum hujan juga udah kerendam lagi, enggak sampai dua hari dari pas dibenerin di sini itu," ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kolaborasi RACH? Bikin Geger, Ada Menu Spesial dan Event Bareng Fans
• 16 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Fantastis! iPhone XS Harga Awal Rp231 Ribu Laku Rp34 Juta di Lelang KPK
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Sony Sonjaya Tuding Adanya Permainan Proyek CCTV MBG Senilai Rp300 Miliar | KOMPAS PETANG
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Provident Investasi (PALM) Tebar Dividen Rp50 Miliar, Catat Jadwalnya
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Gol Tercepat Piala Dunia 2026 Dipecahkan Matias Galarza dalam Hitungan Jam, Cuma Butuh 64 Detik Bobol Gawang
• 7 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.