Usai Hancurkan Ilia Topuria, Justin Gaethje Ungkap Kesalahan Fatal Sang Mantan Juara

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Justin Gaethje menciptakan kejutan besar dengan menumbangkan Ilia Topuria dalam laga utama UFC Freedom 250 yang digelar di kawasan Gedung Putih, Washington. Kemenangan tersebut langsung masuk dalam daftar pertarungan paling berkesan di tahun 2026.

Berkat hasil itu, petarung berjuluk The Highlight akhirnya resmi menyandang status juara kelas ringan UFC tak terbantahkan setelah gagal dalam dua percobaan sebelumnya.

Baca Juga :
Baru Jadi Juara UFC, Justin Gaethje Isyaratkan Tak Akan Bertarung Lagi
Seolah Tak Percaya, Alexander Volkanovski Ungkap Penyebab Ilia Topuria Kalah dari Justin Gaethje

Lebih dari sekadar merebut sabuk juara, Gaethje juga mencatatkan prestasi langka yang sudah tidak terlihat selama satu dekade di divisi kelas ringan UFC.

Juara baru kelas ringan UFC,Justin Gaethje.
Photo :
  • X @UFC

Petarung asal Amerika Serikat itu menjadi sosok paling bersinar dalam ajang bersejarah yang berlangsung di halaman Gedung Putih tersebut.

Gaethje tercatat sebagai petarung kelas ringan pertama yang berhasil merebut gelar langsung dari tangan juara bertahan sejak Conor McGregor mengalahkan Eddie Alvarez pada 2016.

Fakta tersebut membuat pencapaian Gaethje semakin istimewa. Ia menjadi juara kelas ringan UFC pertama dalam 10 tahun terakhir yang meraih sabuk dengan mengalahkan pemegang gelar secara langsung di dalam oktagon.

Sejak kemenangan Conor McGregor atas Alvarez, gelar kelas ringan beberapa kali berganti pemilik. Namun, nama-nama seperti Khabib Nurmagomedov, Charles Oliveira, Islam Makhachev, hingga Ilia Topuria semuanya merebut gelar yang sedang kosong, bukan dengan mengalahkan juara bertahan.

Karena itu, divisi 155 pound mengalami periode panjang tanpa adanya juara yang benar-benar digulingkan di dalam oktagon.

Gaethje akhirnya mengakhiri tren tersebut lewat penampilan impresif melawan Topuria. Selama pertarungan, ia mampu memberikan kerusakan signifikan kepada lawannya yang sebelumnya tak terkalahkan, termasuk membuat kedua mata Topuria membengkak dan wajahnya mengalami luka cukup parah.

Usai pertarungan, Justin Gaethje menjelaskan bahwa kemenangan itu merupakan hasil dari strategi yang dijalankan dengan sangat disiplin.

"Saya mampu mengatur ulang posisi kakinya setiap 1-2 detik, saya sangat teliti dalam hal itu, dan saya bertarung dengan sempurna," kata Gaethje dalam acara The Pat McAfee Show.

Menurutnya, Ilia Topuria sama sekali tidak mengantisipasi pendekatan yang ia gunakan sepanjang pertarungan.

"Dia benar-benar lengah. Dia tidak mengharapkannya. Itu jelas merupakan bagian lain dari keseluruhan permainan ini, yaitu ekspektasi."

Baca Juga :
Lawan Senegara Conor McGregor, Khabib Nurmagomedov Kirim Pesan Khusus untuk Islam Makhachev
Masih Belum Terima, Alex Pereira Sebut Ciryl Gane Kelelahan Sebelum Momen Sikut Ilegal
Tak Cuma Juara, Justin Gaethje Torehkan Prestasi Langka yang Terakhir Dilakukan Conor McGregor

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bupati Bondowoso Dorong Pesantren Mandiri, Wakaf Produktif Jadi Mesin Ekonomi Baru
• 5 jam laluberitajatim.com
thumb
Resmi Dilantik, DPW LP3M Harakah Bakomubin Sulsel Perkuat Peran Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat
• 11 jam laluterkini.id
thumb
Pihak Sarwendah Tegaskan Rumah yang Dipakai Live Bersama Giorgio Antonio Sudah Jadi Haknya
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Australia Tingkatkan Kewaspadaan usai Temukan Kasus Pertama Flu Burung H5N1
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tenggelam di Kalimas Surabaya, Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.