Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kolaborasi untuk mengembangkan ekonomi kreatif melalui Jakarta Kreatif Festival 2026.
Dikutip dari tayangan Newsline Metro TV, Sabtu 20 Juni 2026, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai sektor ekonomi kreatif, ekonomi digital, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi Jakarta. Menurutnya, sektor tersebut mampu membuka peluang usaha, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat global.
Dalam konferensi pers Jakarta Kreatif Festival 2026 di kantor BI Provinsi DKI Jakarta, Pramono mengapresiasi sinergi antara pemerintah, BI, OJK, pelaku usaha, dan komunitas kreatif dalam mendorong perkembangan ekonomi ibu kota. Ia menyebut ekonomi kreatif kini menjadi sektor strategis yang turut mengubah wajah Jakarta sebagai kota modern.
Baca Juga :
Jakarta Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia 2026, Kalahkan Washington DCSelain itu, perkembangan ekonomi digital dan AI dinilai semakin memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat. Meningkatnya kepercayaan dunia terhadap Jakarta juga terlihat dari semakin banyaknya agenda internasional yang digelar di ibu kota.
Salah satunya dengan rencana kehadiran konser grup K-pop BTS di Jakarta pada Desember mendatang. Pramono menilai berbagai kegiatan berskala internasional tersebut dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi Jakarta.




