Teddy Indra Wijaya dan Kepala BNN Bahas Strategi Pemberantasan Narkoba serta Pengawasan Vape

pantau.com
9 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menggelar diskusi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Suyudi Ario Seto di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Sabtu dini hari untuk membahas berbagai upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak melakukan koordinasi terkait strategi pencegahan penyalahgunaan narkotika, langkah pemberantasan peredaran gelap narkotika, serta penguatan kerja sama antarinstansi dalam penanganan narkoba.

Kepala BNN menyampaikan bahwa peredaran gelap narkotika saat ini semakin canggih, terutama di wilayah perkotaan besar sehingga diperlukan penguatan sinergi antarlembaga untuk menghadapinya.

BNN Laporkan Capaian Pemberantasan Narkotika

Dalam diskusi tersebut, Suyudi Ario Seto juga melaporkan berbagai capaian BNN dalam upaya pemberantasan narkotika di Indonesia.

Capaian yang disampaikan meliputi keberhasilan pengungkapan jaringan peredaran gelap narkotika serta penyitaan berbagai jenis narkotika sebelum beredar di masyarakat.

Dalam unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet disebutkan, "Termasuk keberhasilan pengungkapan jaringan peredaran gelap narkotika dan penyitaan berbagai jenis narkotika sebelum beredar di masyarakat."

Suyudi Ario Seto diketahui sebelumnya pernah menjabat sebagai Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya sebelum memimpin BNN.

Vape Jadi Perhatian Khusus BNN

Salah satu isu yang menjadi perhatian utama BNN dalam pertemuan tersebut adalah penyalahgunaan rokok elektronik atau vape.

BNN menilai vape berpotensi dimanfaatkan sebagai media penggunaan zat berbahaya sehingga memerlukan pengawasan yang lebih ketat.

Fokus perhatian terhadap vape meliputi pencegahan penyalahgunaan zat berbahaya melalui vape, pengawasan terhadap peredaran zat terlarang yang digunakan melalui perangkat tersebut, serta edukasi kepada masyarakat mengenai risikonya.

Generasi muda menjadi kelompok yang mendapat perhatian khusus dalam program edukasi tersebut karena dinilai rentan terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika.

Pemerintah menilai edukasi masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya pemberantasan narkotika dan terus memperkuat sinergi lintas lembaga untuk mencegah penyalahgunaan narkotika, memberantas peredaran gelap narkotika, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, serta melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

Berbagai upaya tersebut dilakukan untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mahasiswa Eksekutor Perampokan Minimarket Modal Pistol Korek Api di Bekasi Ditangkap Polisi
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Bos PLN Sampaikan Permohonan Maaf
• 13 jam lalunarasi.tv
thumb
Tak Hanya Energi, Pertamina Hadirkan Senyum 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa lewat Pertamina Berkah
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditahan, Din: Sungguh Kezaliman yang Nyata
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Video: Potensi Bisnis Jual Beli dan Gadai Emas Hadapi Gejolak Global
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.