Tim negosiator Iran berangkat dari Iran ke Swiss. Mereka akan membahas implementasi kesepakatannya dengan Amerika Serikat untuk menghentikan perang di Timur Tengah.
Dilansir AFP, Minggu (21/6/2026), kantor berita resmi IRNA melaporkan keberangkatan delegasi tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei mengatakan bahwa mereka akan "menindaklanjuti dan menuntut implementasi komitmen pihak lain" berdasarkan kesepakatan tersebut.
"Pihak lain harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesegera mungkin. Jika tidak, seluruh kesepakatan akan bermasalah," kata Baqaei.
Iran bersikeras bahwa perjanjian yang ditandatangani dengan Amerika Serikat harus mencakup penghentian pertempuran di Lebanon, di mana Israel dan Hizbullah yang didukung Teheran kembali bentrok pada hari Sabtu ini.
Militer Iran kemudian mengatakan akan menutup kembali Selat Hormuz menyusul serangan Israel.
Stasiun televisi pemerintah Iran mengatakan delegasi yang menuju Swiss termasuk negosiator utama Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, di antara yang lainnya.
(lir/lir)





