Jakarta, tvOnenews.com - Bek Timnas Jerman, Jonathan Tah, mengungkapkan kunci kemenangan dramatis Jerman atau Pantai Gading. Der Panzer mampu comeback dengan skor 2-1 di matchday kedua Grup E Piala Dunia 2026, Minggu (21/6/2026).
Jerman harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion BMO Field, Toronto, Minggu pagi WIB. Der Panzer sempat berada dalam posisi sulit sebelum akhirnya bangkit pada babak kedua.
Pantai Gading tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Tim asal Afrika itu mampu memberikan tekanan kepada Jerman dan membuat pertandingan berjalan ketat.
Upaya Pantai Gading membuahkan hasil pada babak pertama. Sang kapten, Franck Kessie, berhasil membawa timnya unggul dan membuat Jerman tertinggal hingga turun minum.
Situasi tersebut menjadi ujian bagi skuad asuhan Julian Nagelsmann. Namun, para pemain Jerman mampu menunjukkan karakter kuat saat memasuki babak kedua.
Alih-alih kehilangan kepercayaan diri, Jerman justru tampil lebih agresif. Mereka terus berusaha mencari celah untuk membongkar pertahanan rapat Pantai Gading.
Kebangkitan Der Panzer juga tidak lepas dari keputusan tepat yang diambil Nagelsmann. Pelatih berusia 38 tahun itu melakukan sejumlah pergantian pemain yang terbukti mengubah jalannya pertandingan.
Deniz Undav dan Nadiem Amiri menjadi dua nama yang memberikan dampak langsung setelah masuk dari bangku cadangan. Keduanya memainkan peran penting dalam proses comeback Jerman.
Gol penyeimbang akhirnya tercipta pada menit ke-68. Undav sukses memanfaatkan umpan matang dari Amiri untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Setelah gol tersebut, Jerman semakin percaya diri dalam membangun serangan. Pantai Gading yang sebelumnya tampil solid mulai mendapat tekanan bertubi-tubi.
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Undav kembali menjadi pembeda. Penyerang berusia 29 tahun itu mencetak gol kedua pada masa injury time untuk memastikan kemenangan Jerman.
Hasil tersebut disambut antusias oleh para pemain Der Panzer. Jonathan Tah secara khusus menilai kemenangan itu lahir berkat mentalitas kuat yang dimiliki skuad Jerman.
"Kami memiliki semua yang diperlukan untuk sukses di turnamen ini," ujar Tah dikutip Minggu (21/6/2026).




