JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Komisi XII DPR RI Fraksi Golkar, Bambang Patijaya, buka suara mengenai pemadaman listrik yang terjadi di Pulau Jawa.
Ia menuturkan Komisi XII sudah melakukan pengecekan ke Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) terkait pemadaman bergilir tersebut.
"Ada beberapa isu yang saya pikir perlu diluruskan. Yang pertama terkait dengan isu bahwa adanya kendala pada pasokan batu bara," ujar Bambang dalam dialog Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, berdasarkan perkembangan terbaru pada Sabtu (21/6) malam, Dirjen Minerba sudah memberi instruksi untuk pemenuhan batu bara secara domestik kepada PLN.
Ia mengungkapkan jumlah batu bara yang dipasok sebetulnya sudah melampaui kebutuhan PLN dalam setahun.
Baca Juga: Kata PLN sampai Menteri ESDM Bahlil soal Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa
Namun, batu bara yang dipasok ke PLN tersebut sebagian besar berkalori rendah, sehingga menjadi pemantik kendala teknis pada pembangkit yang ada di PLN.
Karena sebab itu, kata dia, PLN saat ini mengalami kekurangan batu bara berkalori sedang.
Pada waktu bersamaan, ada dua pembangkit listrik di Pulau Jawa yang sedang diservis. Kondisi tersebut akhirnya menyebabkan penurunan daya mampu PLN.
"Dari Kementerian ESDM, terkhusus Dirjen Minerba, sudah melakukan beberapa hal yang saya pikir sudah bagus. Jadi, terkait dengan kendala-kendala yang dimiliki oleh PLN terhadap pemenuhan middle range calory, itu Dirjen melakukan intervensi," kata Bambang.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- dpr
- pemadaman listrik
- mati listrik
- pemadaman bergilir
- pln
- jawa





