JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Pulau Jawa dikeluhkan oleh warga. Salah satunya Arul, warga Bandung, Jawa Barat, yang berprofesi sebagai tukang pangkas rambut.
Arul menceritakan tempat usahanya sempat terjadi pemadaman listrik selama dua hari berturut-turut. Jika ditotal durasinya sampai empat jam.
"Kalau ditotal (durasinya), mungkin sekitar empat jam. Dan itu untuk barber (pemangkas rambut) cukup merugikan," kata Arul di Bandung, Minggu (21/6/2026), dipantau dari Kompas Siang KompasTV.
Ia menjelaskan pemadaman listrik itu terjadi sekitar 2 sampai 3 jam pada hari pertama. Sementara pada hari kedua sekitar 1 jam.
Arul memerinci dirinya biasa melayani 6 sampai 7 pelanggan dalam waktu sekitar 3 jam. Tapi, karena ada pemadaman listrik, potensi pelanggannya tersebut hilang.
Baca Juga: Keluhkan Aktivitas Terganggu, Warga Harap Pemadaman Listrik Bergilir Tidak Lama | KOMPAS SIANG
Ia pun menyayangkan minimnya informasi dari pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengenai pemadaman listrik tersebut.
Sebelum terjadi pemadaman listrik, Arul mengaku tidak mendapat informasi apa pun dari PLN, baik dari media sosial atau berita.
Jika ada pemberitahuan, dirinya bisa melakukan antisipasi. Oleh karena itu, ia berharap PLN ke depannya bisa memberikan informasi terlebih dahulu jika akan ada pemadaman listrik.
"Soalnya kemarin juga ada momen di mana lagi nyukur, terus tiba-tiba mati. Kan enggak lucu juga ya. Itu lagi nyukur belum beres, terus mati, ya mau enggak mau nunggu dulu (listrik menyala lagi)," ucapnya.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- mati listrik
- pemadaman listrik
- pemadaman bergilir
- bandung
- jawa
- listrik





