Sebuah video yang beredar di internet diklaim memperlihatkan sebuah mobil listrik Xiaomi SU7 buatan Tiongkok mengalami kecelakaan di jalan tol hingga bodinya terbelah menjadi dua setelah menabrak pembatas jalan. Bagian depan kendaraan disebut langsung terbakar sesaat setelah kecelakaan. Menurut informasi yang beredar di media sosial, pengemudi diduga meninggal dunia di lokasi kejadian. Insiden ini kembali memicu perdebatan warganet mengenai kualitas kendaraan listrik produksi dalam negeri Tiongkok.
EtIndonesia.com Berdasarkan informasi yang beredar secara daring, pada s 16 Juni sore (waktu Beijing) di sebuah jalan tol di Provinsi Yunnan, sebuah Xiaomi SU7 dengan nomor polisi Yun DDA6779 diduga kehilangan kendali saat melaju di tengah hujan dan menabrak pagar pembatas jalan.
Disebutkan bahwa setelah tabrakan, bodi kendaraan langsung terbelah menjadi dua. Pengemudi dilaporkan meninggal di tempat, sementara bagian depan mobil mulai terbakar hanya beberapa detik setelah kecelakaan. Dalam unggahan tersebut juga diklaim bahwa gagang pintu kendaraan tidak dapat dibuka.
吓人哦!6月16日下午,牌照“云DDA6779”小米su7电车在高速路行进过程中瞬间解体成两截!#小米 #su7 #解体
车主当场身亡!几秒爆燃,依旧拉不开门把手,太可怕了!
行车记录仪视频在图3~ pic.twitter.com/d9Aje9EgXq
Video yang beredar memperlihatkan sebuah mobil melaju di tengah hujan sebelum diduga mengalami kecelakaan akibat jalan licin. Rekaman tersebut menunjukkan serpihan kendaraan berserakan di jalan. Bagian belakang mobil tampak terbalik di lokasi kejadian, sedangkan bagian depan berada puluhan meter di depannya dalam keadaan terbakar dan mengeluarkan beberapa suara ledakan kecil.
Sejumlah warganet memberikan komentar seperti:
- “Saya belum pernah mendengar mobil dari produsen besar luar negeri bisa terbelah menjadi dua seperti ini. Apa sasisnya terbuat dari plastik?”
- “Apakah bodinya hanya direkatkan dengan lem?”
Selain Xiaomi, beberapa merek kendaraan listrik buatan Tiongkok lainnya seperti BYD dan kendaraan yang dikaitkan dengan ekosistem Huawei, juga pernah menjadi sorotan akibat berbagai kecelakaan yang dilaporkan, termasuk kerusakan parah pada bodi kendaraan, kebakaran baterai, dugaan kegagalan sistem bantuan mengemudi, dan pintu yang tidak dapat dibuka setelah kecelakaan.
Berikut insiden yang terjadi :
- 4 Juni 2025, beredar kabar bahwa sebuah mobil listrik Zeekr 001 mengalami kecelakaan di Shenzhen sehingga paket baterainya terlepas dan bodi kendaraan terbelah menjadi dua. Beberapa pengguna internet menyindir bahwa bodi mobil itu “seolah-olah direkatkan dengan lem”.
- 3 Januari 2025, sejumlah video yang beredar di internet memperlihatkan sebuah BYD Yuan Plus berwarna putih di Kota Heyuan, Provinsi Guangdong, diduga kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang sebuah truk yang sedang melaju. Setelah benturan, mobil tersebut dilaporkan hancur berkeping-keping dengan komponen kendaraan berserakan di jalan.
Sumber : NTDTV.com





