Universitas Hasanuddin Resmikan Auditorium Prof Natsir Nessa, Wujudkan Warisan Ilmuwan Kelautan untuk Kolaborasi Global

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) secara resmi meluncurkan Auditorium Prof. Dr. M. Natsir Nessa pada 20 Juni 2026 di Kampus Tamalanrea, Makassar. Fasilitas baru ini dirancang sebagai ruang kolaboratif yang mendukung kegiatan akademik, diseminasi riset, dan penguatan jejaring ilmiah internasional, sekaligus menjadi penghormatan atas jasa dan pengabdian Prof. Natsir Nessa dalam pengembangan ilmu kelautan di Indonesia Timur.

Peranannya di Unhas

Prof. Dr. M. Natsir Nessa, lahir di Belawa pada 27 Desember 1948, dikenal sebagai guru besar dan ilmuwan yang berdedikasi tinggi serta berintegritas kuat. Sepanjang kariernya, ia menjabat berbagai posisi strategis di Unhas, mulai dari Kepala Bagian Hidrologi dan Produksi Fakultas Pertanian (1975-1977), Ketua Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Peternakan (1987-1989), Dekan Fakultas Peternakan (1989-1991), hingga Direktur Pascasarjana (2002-2004). Selain itu, ia juga berperan sebagai Sekretaris Senat dan anggota Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) selama satu dekade.

Menjelang akhir hayatnya, Prof. Natsir Nessa dipercaya sebagai anggota Majelis Wali Amanah (MWA) Unhas periode 2016-2018, di mana ia turut merumuskan landasan strategis perguruan tinggi saat bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).

Penguatan Riset Maritim dan Pengembangan FIKP Unhas

Dalam bidang akademik, Prof. Natsir Nessa dikenal sebagai sosok yang konsisten mendorong penguatan riset maritim berbasis potensi lokal Indonesia Timur. Dedikasinya tercermin tidak hanya dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga dalam pengembangan kelembagaan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Unhas sebagai pusat unggulan kajian kelautan dan perikanan.

Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., Rektor Unhas, menjelaskan bahwa penamaan auditorium ini merupakan bentuk penghormatan institusi terhadap warisan pemikiran dan pengabdian Prof. Natsir Nessa bagi kemajuan pendidikan tinggi.

“Nama besar Prof. Natsir Nessa akan selalu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengabdikan ilmu pengetahuan bagi masyarakat,” kata Prof. Jamaluddin Jompa saat meresmikan fasilitas tersebut.

Strategi FIKP dalam Memperkuat Kolaborasi dan Ekonomi Biru

Dekan FIKP Unhas, Prof. Dr. Mahatma, S.T., M.Sc., menambahkan bahwa kehadiran auditorium ini menjadi bagian dari strategi fakultas dalam meningkatkan kualitas layanan akademik serta memperluas ruang kolaborasi riset berskala global.

“Kami berharap auditorium ini akan mendukung pelaksanaan berbagai agenda ilmiah internasional serta memperkuat peran FIKP Unhas sebagai rujukan pengembangan ekonomi biru berkelanjutan,” jelas Prof. Mahatma.

Penggunaan perdana Auditorium Prof. Dr. M. Natsir Nessa diintegrasikan dengan pelaksanaan SYMARFISH 2026 yang mengusung tema “Science-driven Innovation in the Blue Economy: Achieving Food Security and the SDGs”. Penyelenggaraan forum ilmiah internasional ini menjadi bukti kesiapan fasilitas baru dalam mendukung agenda akademik berskala global.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Faktor-faktor yang Bikin Rupiah Terus Menguat Jadi Berita Terpopuler Minggu Ini
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
[FULL] Dampak Pemadaman Listrik Meluas, Bagaimana Kondisi di Bandung-Dampaknya ke Warga?
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Sekolah Kedinasan PKN STAN 2026 Buka Penerimaan Mahasiswa Baru, Ini Jurusan dan Jalur Penerimaannya
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
PTPN IV PalmCo Salurkan Bantuan untuk 1.000 Anak Yatim dan Renovasi 16 Rumah Ibadah
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Klasemen Piala Dunia 2026 Usai Jepang Hancurkan Tunisia
• 5 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.