Grid.ID - Anggota Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya menyoroti kasus wanita di Bandung yang disekap dan disiksa sang kekasih selama 3 tahun. Atalia miris lantaran korban sampai mengalami kebutaan hingga bibir hilang.
Seperti diketahui, baru-baru ini publik dihebohkan dengan kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat terhadap YTR (29), seorang perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kasus itu terungkap ke publik usai YTR yang dilaporkan hilang kontak oleh keluarganya sejak tahun 2023 tersebut ditemukan dalam kondisi kritis di rumah sakit.
Korban diduga disekap selama tiga tahun oleh kekasihnya sendiri, TH (30). Berdasarkan pengakuan YTR kepada ayahnya saat kondisi setengah sadar di ruang perawatan, korban mengaku telah mengalami penyiksaan yang luar biasa selama tiga tahun terakhir.
"Bilangnya ke Bapak, pernah dibacok. Kepala suka dipukuli pakai helm. Wajahnya juga digituin, jadi pernah pakai senjata tajam juga tangan kosong. Di kulitnya ada bekas rokok tapi sudah kering, di kepala juga ada bekas sayatan," kata ayah korban, Syahrul dengan suara bergetar dilansir dari Kompas.com.
Kini, korban mengalami luka parah pada bagian mata hingga mengalami kebutaan serta bibir bagian atas hilang. Mirisnya, sampai saat ini pelaku belum juga ditemukan.
Mendengar kasus wanita disekap 3 tahun di Bandung itu, anggota DPR Atalia Praratya ikut merasa miris. Melalui unggahan akun Instagramnya @ataliapr, Atalia Praratya unggah tampang pelaku hingga meminta tolong pada masyarakat.
Di unggahan itu, tampak terduga pelaku memakai kemeja hitam. Ia juga memiliki rambut hitam yang disisir ke arah belakang.
Selain itu, pria tersebut juga memiliki alis unik seperti dikerik di bagian kiri. Ia tampak memiliki wajah bersih yang cukup mudah dikenali.
"Dicari diduga pelaku penyekapan dan penganiayaan," tulis Atalia dilansir pada Minggu (21/06/2026).
Di foto itu, Atalia juga mengunggah foto saat menjenguk korban. Atalia mengaku pilu saat melihat kondisi korban yang diduga dianiaya selama 3 tahun tersebut.
Ia juga bertanya-tanya mengapa kasus itu baru terungkap selama 3 tahun. Bersamaan dengan hal itu, ia meminta tolong publik untuk mengawal kasus tersebut.
"Tiga tahun. Bukan tiga hari. Bukan tiga minggu. Bukan tiga bulan."
"Tiga tahun seorang perempuan diduga hidup dalam penyekapan dan penderitaan. Kepala penuh luka dan nanah, wajah hancur, bibir hilang, mata buta, sekujur tubuh penuh sundutan rokok, kaki dibacok."
"Yang membuat miris, Kemana kita semua selama tiga tahun itu? Orang-orang yang mungkin melihat sesuatu yang janggal, apakah benar tidak ada satu pun tanda yang terlihat?"
"Kasus ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial bukan sekadar menyapa tetangga atau bertegur sapa. Terkadang, satu pertanyaan sederhana, satu bentuk perhatian kecil, bisa menjadi jalan penyelamat bagi seseorang yang sedang berada dalam situasi berbahaya," tulisnya.
Lebih lanjut, Atalia berharap agar pelaku dapat segera ditangkap. Mantan istri Ridwan Kamil tersebut juga ingin pelaku bisa dihukum seberat-beratnya.
"Teteh.. hati dan pikiran saya sepenuhnya bersama teteh dan keluarga."
Terduga pelaku belum ditemukan. Jika Anda melihat, mengenali, atau mengetahui keberadaannya, segera laporkan dan hubungi pihak berwajib melalui saluran resmi @humaspoldajabar atau kepolisian setempat."
"Cari dan Hukum pelaku seberat beratnya!," pungkas Atalia.
Atalia Praratya unggah wajah pelaku, netizen langsung heboh. Banyak yang ikut bersimpati dengan kasus wanira disekap 3 tahun di Bandung tersebut. (*)
Artikel Asli




