Pantau - Belgia dan Iran akan saling berhadapan pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2026 di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Senin WIB, dengan misi meraih kemenangan pertama demi memperbesar peluang lolos ke babak 32 besar.
Persaingan di Grup G masih terbuka lebar setelah seluruh tim mengawali turnamen dengan hasil imbang pada pertandingan pertama.
Belgia bermain imbang 1-1 melawan Mesir, sedangkan Iran menahan Selandia Baru dengan skor 2-2 sehingga keempat tim sama-sama mengoleksi satu poin.
Kondisi tersebut membuat belum ada tim yang mampu mengambil keunggulan dalam perebutan dua posisi teratas klasemen sementara Grup G.
Kemenangan pada pertandingan ini akan memberikan keuntungan besar bagi salah satu tim menjelang laga terakhir fase grup, sementara hasil imbang akan membuat persaingan semakin ketat hingga pertandingan penutup.
Belgia Andalkan Pengalaman dan Generasi Senior
Belgia datang ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu tim unggulan dengan pengalaman panjang di ajang tersebut.
Turnamen kali ini menjadi penampilan ke-15 Belgia di putaran final Piala Dunia sekaligus penampilan keempat secara beruntun sejak edisi 2014.
Prestasi terbaik Belgia terjadi pada Piala Dunia 2018 di Rusia ketika finis di posisi ketiga.
Tim asuhan Rudi Garcia juga membawa misi memperbaiki hasil mengecewakan pada Piala Dunia 2022 di Qatar ketika generasi emas Belgia gagal lolos dari fase grup.
Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala pada awal 2025, Garcia berhasil membawa Belgia menjadi juara Grup J Kualifikasi Zona Eropa dan mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026.
Skuad Belgia masih diperkuat sejumlah pemain senior seperti Kevin De Bruyne, Thibaut Courtois, Romelu Lukaku, Axel Witsel, dan Thomas Meunier yang menjadi fondasi utama tim.
Iran Ingin Cetak Sejarah Baru
Iran datang dengan ambisi mencatat sejarah baru dengan menembus fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ketujuh Team Melli di putaran final.
Tim asuhan Amir Ghalenoei tampil impresif sepanjang kualifikasi Zona Asia dengan hanya menelan satu kekalahan dari total 16 pertandingan.
Pengalaman pemain senior seperti Mehdi Taremi menjadi salah satu modal utama Iran menghadapi laga penting melawan Belgia.
Meski kedua tim belum pernah bertemu di ajang Piala Dunia, sejumlah pemain Iran memiliki pengalaman bermain di Belgia.
Dennis Dargahi telah berkarier di Belgia sejak 2022, sementara Alireza Jahanbakhsh saat ini memperkuat Dender dan Milad Mohammadi pernah membela Gent.
Pengalaman tersebut dinilai memberi keuntungan bagi beberapa pemain Iran dalam memahami karakter sepak bola Belgia.
Belgia tetap lebih diunggulkan dari sisi pengalaman dan kualitas individu, namun Iran memiliki motivasi besar untuk menciptakan sejarah baru sehingga pertandingan diperkirakan berlangsung sengit dan menentukan peta persaingan Grup G.




