Australia Konfirmasi Kasus Pertama Flu Burung Varian H5 yang Mematikan pada Burung Migran

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Australia mengonfirmasi kasus pertama flu burung strain H5 yang mematikan setelah virus tersebut terdeteksi pada seekor burung migran yang ditemukan di wilayah terpencil Western Australia.

Kasus itu diumumkan pada Sabtu (20/6) dan menjadi temuan pertama strain H5 di Australia, yang selama ini menjadi satu-satunya benua yang terhindar dari penyebaran virus tersebut.

Virus Ditemukan pada Burung Migran

Flu burung H5 terdeteksi pada burung laut skua cokelat, spesies liar sub-Antartika, yang ditemukan terdampar di pantai sekitar 700 kilometer tenggara Perth, Western Australia, pada 14 Juni.

Menteri Pertanian Australia Julie Collins mengungkapkan pemerintah telah mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi potensi penyebaran virus ke sektor peternakan unggas.

Australia sebelumnya pernah mengalami wabah flu burung pada unggas, namun kasus-kasus terdahulu umumnya melibatkan strain H7 dan bukan strain H5N1 yang saat ini mendominasi secara global.

Pemerintah Perkuat Upaya Pencegahan

Collins mengatakan pemerintah sedang melakukan berbagai upaya untuk melindungi industri unggas dari ancaman penyebaran virus tersebut.

"Upaya ekstensif sedang dilakukan untuk melindungi industri unggas dari potensi penyebaran virus, dengan mengandalkan protokol dan pelatihan yang sudah ada," ungkap Collins.

Flu burung atau influenza unggas merupakan penyakit menular yang terutama menyerang burung, namun dalam kondisi tertentu juga dapat menginfeksi hewan lain, termasuk manusia.

Strain H5N1 yang sangat patogen telah ditemukan lebih dari dua dekade lalu dan dikenal sebagai salah satu varian flu burung paling berbahaya karena kemampuannya menyebabkan penyakit dengan tingkat keparahan tinggi.

Pemerintah Australia terus memantau perkembangan situasi serta memperkuat langkah pencegahan guna mencegah penyebaran virus ke populasi unggas dan satwa liar lainnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bupati Sigi Tetapkan Batas Waktu Pendataan Kerusakan Rumah Akibat Gempa hingga Minggu Siang
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Warga Beri Ucapan Ultah ke Jokowi di Solo, Tukang Becak Pulang Dapat Sembako
• 9 jam laludetik.com
thumb
Kubu Sarwendah Klaim Rumah Cilandak, Minola Sebayang Singgung Soal KPR: Kenapa Masih Teriak Ruben Tidak Bayar Cicilan?
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Wapres Gibran: Pembangunan Tidak Lagi Jawa Sentris, Tapi Indonesia Sentris
• 10 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.