Tekad Sudah Bulat, Keputusan Jeremy Doku Tinggalkan Belgia di Piala Dunia karena Hal Spesial Ini

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Bintang Timnas Belgia, Jeremy Doku, mengaku siap meninggalkan Piala Dunia di tengah jalan demi menyaksikan kelahiran anak pertamanya.

Pengakuan Doku muncul jelang laga krusial Belgia melawan Iran. Pertandingan tersebut sangat penting bagi The Red Devils setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga pembuka.

Baca Juga :
Kisah Deniz Undav! Dulu Ditolak Akademi dan Jadi Buruh Pabrik, Sekarang Senjata Rahasia Jerman di Piala Dunia
Samai Messi, Deniz Undav Jadi Raja Gol Sementara Piala Dunia 2026

Anak pertama Doku diperkirakan lahir pada pekan kedua Juli. Artinya, jika Belgia berhasil melaju jauh hingga fase gugur, pemain berusia 24 tahun itu berpotensi absen demi mendampingi sang istri.

“Ini adalah anak pertama saya, jadi tentu saya ingin berada di sana. Tidak ada seorang ayah pun yang ingin melewatkan kelahiran anak pertamanya,” kata Doku.

Pernyataan tersebut ternyata memicu perdebatan. Presenter saluran L'Equipe, France Pierron, melontarkan kritik tajam. Menurutnya, Piala Dunia adalah impian setiap pesepakbola dan kesempatan seperti itu belum tentu datang dua kali.

“Ratusan pemain akan rela berada di posisimu. Anda sedang menjalani mimpi masa kecil, lalu meninggalkannya demi momen di mana ayah sebenarnya tidak terlalu berguna,” tulis Pierron dalam unggahannya.

Komentar itu langsung menuai kecaman dari publik. Setelah mendapat gelombang kritik, Pierron akhirnya meminta maaf atas pernyataannya yang dianggap berlebihan.

Di tengah polemik tersebut, Doku justru dipastikan absen pada pertandingan melawan Iran. Federasi Sepak Bola Belgia mengonfirmasi bahwa pemain Manchester City itu sedang sakit sehingga tidak dibawa dalam laga yang digelar di SoFi Stadium, Los Angeles.

Sebelumnya, Doku tampil sebagai starter saat Belgia ditahan Mesir 1-1 dan bermain hingga menit ke-86. Namun, ia sempat mengalami gangguan pernapasan dan beberapa kali menghentikan sesi latihan sebelum laga pembuka.

Saat ini Belgia yang menempati peringkat 10 dunia FIFA berada dalam tekanan besar. Setelah gagal menang atas Mesir, Kevin De Bruyne dan kolega wajib meraih hasil positif melawan Iran untuk menjaga peluang lolos dari fase grup sebelum menghadapi Selandia Baru pada laga terakhir.

Baca Juga :
Preview Belgia Vs Iran di Piala Dunia 2026: Team Melli Lagi On Fire, De Bruyne Cs Hadapi Ujian Berat
Langkahi Keputusan FIFA, Amerika Serikat Didiskualifikasi dari Piala Dunia 2026?
Virgil van Dijk Bongkar Kekuatan Sebenarnya Belanda Setelah Pecundangi Swedia 5-1

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kesepakatan Damai, Iran-AS Bentuk Kelompok Kerja
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Bahlil Minta Evaluasi Menyeluruh Pemadaman Listrik Bergilir: Kendalinya di PLN
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
4 Drakor Sageuk dengan Rating Tinggi di Netflix yang Bikin Gagal Move On
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Bocor! DPR Ngaku Tak Bisa Sembarangan Kritik Pemerintah, Ada Tekanan?
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Dewa United Ash rekrut Alva dan Linx untuk hadapi PMPL ID Fall
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.