Masyarakat Mesti Kawal Program Pemerintah

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Masyarakat diminta mendukung sejumlah program pemerintah. Dukungan bisa ditunjukan dengan mengawal sejumlah program strategis.

"Sehingga pelaksanaannya berjalan efektif dan tepat sasaran," kata Wakil Ketua Umum Luar Negeri Eksekutif Nasional LMND Evantio Yudhistira melalui keterangan tertulis, Minggu, 21 Juni 2026.

Evantio menyampaikan, sejumlah program yang perlu dikawal yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan Sekolah Rakyat. Menurut dia, program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahterana rakyat.

Evantio menyoroti pentingnya memperkuat implementasi Pasal 33 UUD 1945 dalam pengelolaan perekonomian nasional. Menurutnya, kekayaan alam Indonesia harus dikelola dengan orientasi sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dan memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Baca Juga :

Ribuan Massa Padati Monas, Nyatakan Dukungan Penuh untuk Pemerintahan Presiden Prabowo
Ia menambahkan mahasiswa, akademisi, petani, nelayan, dan berbagai elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat. Sehingga, dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, Evantio mengajak masyarakat bijak dalam menerima informasi. Jangan sampai penilaian terhadap perdebatan yang terjadi berdasarkan narasi yang sedang ramai.

"Tanpa mempertimbangkan tantangan global maupun kebutuhan nasional yang sedang dihadapi Indonesia,” sebut Evantio.

Ilustrasi. Foto: Metrotvnews.com/Khairunnisa.

Evantio menjelaskan bahwa era digital membuat masyarakat menerima informasi dalam jumlah besar setiap hari. Kondisi tersebut sering kali membentuk persepsi publik secara cepat tanpa memahami persoalan yang mendalam.

Sementara itu, pengamat politik Universitas Diponegoro, Nur Hidayat Sardini, menilai mengawal program pemerintah bisa dilakukan melalui forum diskusi. Menurut dia, ruang dialog menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk bertukar gagasan dan membangun kesadaran kolektif mengenai masa depan bangsa.

“Diskusi seperti ini penting untuk menjaga tradisi berpikir kritis sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi,” ungkap Nur Hidayat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Luhut Sambut Pelatnas Multiyears, Kunci Pembinaan Atlet Jangka Panjang
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Jerman Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026, Belanda Hidupkan Peluang Usai Gilas Swedia 5-1
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Menlu Kuba: Menlu AS bohong karena sangkal blokade minyak Kuba
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Kemenhaj: 62 Persen Jamaah Haji Indonesia Telah Pulang ke Tanah Air
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.