REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai melakukan pembangunan fasilitas pejalan kaki (pedestrian deck) Jembatan Donat di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Ahad (21/6/2026). Fasilitas itu nantinya menghubungkan lalu lintas pejalan kaki ke enam moda transportasi umum di kawasan itu.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, jembatan itu yang ditargetkan rampung pada 2028 itu akan menghubungkan layanan MRT Jakarta, KRL Commuter Line, bus Transjakarta, Kereta Bandara, LRT Jabodebek, dan LRT Jakarta. Menurut dia, masyarakat makin mudah mengakses transportasi umum dengan adanya fasilitas itu, termasuk mereka yang ingin pergi ke luar negeri.
- Pramono Ungkap Stasiun JIS Diresmikan pada 22 Juni 2026
- Berbekal Pengalaman Jadi Seskab, Pramono Tawarkan Investasi MRT ke Singapura
- Pramono Targetkan Transaksi Jakarta Fair 2026 Tembus Rp 8 Triliun
"Tadi Pak Wagub menyampaikan alangkah lebih baiknya kalau katakan lah, kalau nanti sudah selesai, barang barang yang oleh UMKM kita, duty free ya? Kita buat duty free (bebas bea)," kata Pramono saat melakukan groundbreaking Jembatan Donat, Ahad.




