Patung Jenderal Sudirman Tetap Berdiri Tegak di Dukuh Atas

liputan6.com
6 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Bagi siapa saja yang sering membelah kemacetan jantung Jakarta, patung sosok pria jangkung jubah panjang dengan posisi tangan menghormat di tengah Jalan Jenderal Sudirman tentu bukan pemandangan asing. Monumen Jenderal Besar Sudirman telah lama menjadi salah satu penanda kota paling ikonik.

Namun, beberapa waktu terakhir, keberadaan sang jenderal sempat menjadi buah bibir dan memicu obrolan hangat di ruang publik.

Advertisement

BACA JUGA: Dari Sunda Kelapa, hingga Batavia, Siapa Penemu Nama Jakarta?

Semua bermula dari ambisi besar Pemerintah Provinsi Jakarta dan Kementerian Perhubungan untuk menyulap kawasan Dukuh Atas menjadi Kawasan Berorientasi Transit atau Transit Oriented Development (TOD). Di titik inilah, empat moda transportasi berbasis rel raksasa—LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, MRT Jakarta, dan Kereta Bandara—akan melebur jadi satu ekosistem mobilitas yang modern.

Desain penataan yang megah itu rupanya sempat mengusik posisi berdiri sang jenderal besar. Tepat pada akhir September 2025 lalu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi membocorkan adanya rencana besar untuk menggeser patung tersebut agar integrasi antarstasiun berjalan mulus, terutama bagi para komuter yang kerap berjalan kaki berpindah moda dari Stasiun Sudirman menuju Stasiun BNI City atau MRT Dukuh Atas.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kala itu mengamini rencana tersebut. Ide awalnya adalah memindahkan patung ke arah utara, tepat di garis perbatasan antara Jalan M.H. Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman. Pertimbangannya emosional sekaligus estetis: sang jenderal ingin diberi panggung yang lebih terhormat agar lebih mudah dilihat, dinikmati keindahannya, dan menjadi ikon penataan kota yang futuristik.

"Apalagi kalau sedang macet, patung itu akan nampak lebih baik dan bisa dinikmati oleh warga Jakarta," ujar Pramono saat melempar wacana itu pada Oktober 2025 silam.

Saat itu, ia optimistis pemindahan ini akan menjadi bagian dari wajah baru Jakarta yang sejalan dengan pembangunan pedestrian deck raksasa yang diproyeksikan rampung pada beberapa tahun ke depan.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konvoi Geng Motor dan Balap Liar di Makassar Dibubarkan, Pemotor Kabur Tabrak Pohon
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
ESQ Halal Center Diresmikan, Siap Sukseskan Wajib Halal Oktober 2026
• 18 jam laludetik.com
thumb
Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Mulai 22 Juni 2026, Simak Jadwal dan Lokasi Lengkapnya
• 5 jam lalunarasi.tv
thumb
No Filter! Wajah Asli Terduga Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung Terbongkar
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Kejagung RI Tangkap DPO Kasus Penipuan Batu Bara Richard Muljadi
• 17 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.